Black Friday! IHSG Longsor 2% Kena Varian Corona Baru

Market - Putra, CNBC Indonesia
26 November 2021 15:38
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia/ IHSG, Senin (22/11/2021) (CNBC Indonesia/Muhammad sabki) Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia/ IHSG (CNBC Indonesia/Muhammad sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ambles 2,06% ke level 6.561,55 pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (26/11/2021).

Dalam satu hari indeks langsung terlempar dari level psikologi 6.600. Indeks konsisten bergerak di zona negatif sejak awal perdagangan.

Asing terpantau melepas kepemilikan saham di pasar reguler sebesar Rp 198,35 miliar. Saham yang paling banyak dilepas asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) dengan net sell masing-masing Rp 322 miliar dan Rp 109 miliar.


Sedangkan saham yang banyak diborong asing adalah saham emiten tower dan telekomunikasi seperti saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dengan net buy masing-masing mencapai Rp 650 miliar dan Rp 32,8 miliar.

Anjloknya bursa saham domestik juga berbarengan dengan merahnya indeks saham di kawasan Asia. Kini investor mulai mengkhawatirkan varian baru Covid-19 yang disebut lebih ganas dari varian Delta.

Varian baru yang diberi nama B.1.1.529 ini terdeteksi di Afrika Selatan (Afsel). Institut Nasional untuk Penyakit Menular (NICD) menyatakan telah mengkonfirmasi 22 kasus positif, dengan lebih banyak kasus dikonfirmasi saat hasil tes keluar per Kamis (25/11/2021).

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) mengatakan tengah meminta pertemuan darurat untuk memantau varian itu. Hal ini penting di tengah makin melonjaknya kasus Covid-19 di Eropa dan dunia yang memasuki musim liburan akhir tahun.

Di sisi lain investor juga cenderung cash out setelah IHSG naik tinggi sejak Oktober 2021. Sehingga selain ada indikasi risiko yang meningkat juga ada indikasi profit taking.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(trp/trp)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading