CPO-Timah Nyusruk, Cek Saham-saham Rekomendasi Hari Ini!

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
28 October 2021 08:27
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (6/10/2021).  Indeks Harga Saham Gabungan berhasil mempertahankan reli dan ditutup terapresiasi 2,06% di level 6.417 pada perdagangan Rabu (06/10/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham domestik berakhir di teritori negatif pada perdagangan Rabu kemarin (27/10), terutama ditopang oleh penurunan indeks Dow Jones di Wall Street AS semalam dan kejatuhan sejumlah harga komoditas.

Alhasil, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi 0,82% ke level 6.602,20 poin dengan nilai transaksi Rp 13,36 triliun. Pelaku pasar asing melakukan pembelian bersih senilai Rp 223,92 miliar.

Sejak awal tahun, investor asing tercatat membukukan pembelian bersih senilai Rp 40,44 triliun.


Saham-saham yang paling banyak ditransaksikan antara lain, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).

Sebelum memulai perdagangan Kamis (28/10/2021), simak rekomendasi saham pilihan sebagaimana dirangkum CNBC Indonesia:

MNC Asset Management - Kejatuhan Harga Komoditas

Kamis ini IHSG diperkirakan kembali melanjutkan pelemahan seiring dengan terkoreksinya sejumlah harga komoditas, seperti batu bara yang turun 8,8% semalam. Harga timah juga turun tajam 6,56% dan CPO turun 0,47%. Selain itu, pelemahan indeks Dow Jones semalam sebesar 0,74% menjadi katalis negatif bagi IHSG.

Saham pilihan:

SMGR

KLBF

BUKA

MTDL

Indosurya Bersinar Sekuritas - IHSG Konsolidasi Wajar

Perkembangan pergerakan IHSG terlihat masih akan berada dalam rentang konsolidasi wajar dengan potensi tekanan yang masih terlihat lebih besar dibanding dengan keinginan naiknya, kurangnya sentimen yang dapat memdorong kenaikan IHSG serta kondisi perlambatan perekonomian masih akan terus memberikan pengaruh terhadap kinerja emiten hingga beberapa waktu mendatang.

Namun, untuk jangka panjang masih terlihat bahwa perbaikan perekonomian akan terjadi dalam tempo cepat atau lambat sehingga dapat kembali mendorong kenaikan IHSG dalam jangka panjang.

Saham pilihan:

SMGR

GGRM

BBCA

TLKM

Surya Fajar Sekuritas - Momentum Lakukan Pembelian

IHSG diperkirakan bergerak melemah pada rentan 6.530 sampai 6.670. Meskipun bergerak melemah, dalam jangka menengah, IHSG masih memiliki potensi untuk melanjutkan reli. Investor dapat memanfaatkan momentum untuk melakukan pembelian.

Saham pilihan:

SMGR

BRPT

GGRM

CPIN

Artha Sekuritas - IHSG Melanjutkan Tren Pelemahan

IHSG berpeluang kembali melanjutkan penurunan dengan level batas bawah (support) pada kisaran 6.571 sampai 6.540 dengan level batas atas di rentang 6.700 sampai 6.651. Koreksi IHSG akan bersifat sementara karena didorong oleh pemulihan ekonomi serta rilis kinerja emiten per triwulan III-2021. Di sisi lain, sentimen mengenai kekhawatiran tapering off (pengurangan stimulus) dari bank sentral AS, The Fed sedikit memudar.

Saham pilihan:

BFIN

PGAS

BBCA

BBRI.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

IHSG Jajal 6.100, Ini Bocoran Saham-saham Pilihan Serok!


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading