Perak Jatuh Menanti Serangkaian Rapat Bank Sentral Dunia

Market - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
27 October 2021 15:26
Ilustrasi Perak (Image by Walter Freudling from Pixabay)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga perak turun pada perdagangan sore ini menanti pertemuan Bank of Japan (BOJ) dan Bank Sentral Eropa (ECB) pada hari Kamis Rapat Federal AS (FOMC) pada 3 November.

Ekspektasi untuk FOMC adalah pengumuman pengurangan pembelian aset beserta detail kebijakannya.

Pada Rabu (27/10/2021) pukul 15.18WIB harga perak dunia tercatat US$ 23,9162/troy ons, turun 0,90% dibanding posisi kemarin.


perakFoto: Refinitiv
perak

"Hampir pasti bahwa FOMC akan mengumumkan dimulainya penurunan dan imbal hasil dan greenback AS akan mulai bergerak lebih tinggi. Emas akan berjuang untuk bertahan di dekat $ 1.800 di lingkungan ini," kata Jeffrey Halley, analis pasar senior untuk Asia-Pasifik di OANDA.

Kapasitas untuk kejutan dari The Fed tinggi," lanjutnya,

Menurutnya langkah pengurangan stimulus yang lebih agresif atau dipercepat, yang dapat membebani safe haven seperti emas dan perak lebih lanjut.

Sementara BOJ diperkirakan tetap mempertahankan program stimulus besar-besaran dan memangkas perkiraan inflasi tahun ini, meningkatnya kekhawatiran inflasi di zona euro dapat menimbulkan tantangan bagi ECB.

Perak sering dianggap sebagai lindung nilai inflasi. Saat terjadi pengurangan stimulus dan kenaikan suku bunga, cenderung mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, dan membuat daya tarik perak redup.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Siap-siap Suku Bunga AS Naik Lebih Cepat, Harga Perak Lemas


(ras/ras)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading