Asing Borong Empat Saham Bank Big Cap & Lepas EXCL-BUKA

Market - Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
22 October 2021 17:20
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (6/10/2021).  Indeks Harga Saham Gabungan berhasil mempertahankan reli dan ditutup terapresiasi 2,06% di level 6.417 pada perdagangan Rabu (06/10/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat pada perdagangan Jumat (22/10/2021) akhir pekan ini, setelah selama dua hari sebelumnya mengalami pelemahan akibat aksi jual (profit taking) investor.

Indeks bursa saham acuan Tanah Air tersebut ditutup menguat 0,16% ke level 6.643,74. Pada awal perdagangan sesi I, IHSG sempat dibuka melemah, bahkan sempat keluar dari level psikologisnya di 6.600 dan menyentuh level psikologis 6.500.

Namun selang sekitar 30 menit setelah dibuka, IHSG langsung berbalik ke zona hijau. Tetapi sepanjang perdagangan hari ini IHSG cenderung volatil hingga awal perdagangan sesi II.


Data perdagangan mencatat nilai transaksi hari ini kembali turun menjadi Rp 14,5 triliun. Investor asing tercatat masih melakukan pembelian bersih (net buy) pada hari ini, di mana aksi beli asing kembali meningkat menjadi sebesar Rp 1,13 triliun di pasar reguler. Sebanyak 246 saham menguat, 270 saham melemah, dan 147 lainnya mendatar.

Pada hari ini, asing tercatat mengoleksi setidaknya empat saham bank berkapitalisasi pasar besar (big cap). Adapun saham bank big cap tersebut yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Selain memburu empat saham bank big cap, asing juga tercatat mengoleksi saham telekomunikasi big cap yakni PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan saham emiten batu bara PT Adaro Energy Tbk (ADRO).

Berikut saham-saham yang dikoleksi oleh investor asing pada hari ini.

Net Buy Asing

Sementara itu dari penjualan bersih, asing tercatat kembali melepas saham startup e-commerce yakni PT Bukalapak.com Tbk (BUKA).

Selain di saham BUKA, asing tercatat melepas saham emiten telekomunikasi PT XL Axiata Tbk (EXCL), saham emiten konsumer big cap PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), saham emiten menara telekomunikasi Grup Djarum PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), dan saham emiten teknologi dan media PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK).

Adapun saham-saham yang dilepas oleh investor asing pada hari ini adalah:

Net Sell Asing

Pergerakan IHSG yang kembali menguat pada hari ini cenderung mengikuti pergerakan bursa Asia yang secara mayoritas bergerak di zona hijau pada hari ini dan bursa Amerika Serikat (AS) yang juga sebagian besar menguat pada dini hari tadi WIB.

Dari bursa Asia per pukul 16:00 WIB, hanya indeks Shanghai Composite China dan KOSPI Korea Selatan yang bergerak di zona merah pada perdagangan hari ini. Indeks Shanghai melemah 0,34%, sedangkan KOSPI turun tipis 0,04%.

Sementara sisanya terpantau menguat. Indeks Nikkei Jepang menguat 0,34%, Hang Seng Hong Kong bertambah 0,42%, dan Straits Times Singapura tumbuh 0,44%.

Dari AS, pada penutupan dini hari tadi, indeks S&P 500 naik 0,3% dan Nasdaq ditutup melesat 0,62%. Namun untuk indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) kembali ditutup turun tipis 0,02%.

Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari Bank Indonesia (BI) yang memproyeksikan transaksi berjalan di kuartal III-2021 akan mengalami surplus sehingga mengurangi tekanan terhadap mata uang nasional.

Untuk sepanjang 2021, transaksi berjalan diperkirakan masih akan defisit tetapi lebih baik dari proyeksi sebelumnya. BI juga memutuskan melanjutkan kebijakan akomodatif berupa uang muka (down payment/DP) nol persen untuk penjualan properti dan kendaraan bermotor.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(chd/chd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading