Bos BCA: Transaksi Digital buat Kripto Melesat, Nyalip Saham

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
21 October 2021 19:00
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (Tangkapan Layar Webinar)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat terjadi kenaikan transaksi digital yang tajam sepanjang tahun ini. Salah satunya disumbang oleh transaksi exchanger untuk menopang transaksi kripto (cryprocurrency) yang meningkat 306% sepanjang tahun ini.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan transaksi digital di BCA sepanjang tahun ini mengalami kenaikan 89% secara tahunan (year on year/YoY). Dia menyebut kenaikan ini sebagai hype transaction.

"Dari mana hype transaction, dari komunikasi, digital, P2P [peer to peer] lending, exchanger untuk mendukung kripto banyak di market meningkat luar biasa, capital market," kata Jahja dalam konferensi pers kinerja BCA September 2021, Kamis (20/10/2021).


Dia menyebutkan secara nilai, transaksi di pasar modal masih tertinggi. Namun jika dilihat dari pertumbuhannya, tingkat pertumbuhan transaksi exchanger dengan karena kripto meroket hingga 306% YoY, mengalahkan pertumbuhan transaksi di pasar modal (termasuk saham) hanya naik 89%.

Kenaikan transaksi digital tertinggi berikutnya adalah dari segmen P2P lending yang tumbuh hingga 160% YoY.

Transaksi ini dilakukan melalui tiga platform transaksi milik BCA, yakni BCA Mobile, KlikBCA, dan MyBCA.

Untuk diketahui, BCA mencatat laba bersih sebesar Rp 23,2 triliun pada 9 bulan pertama tahun 2021, atau naik 15,8% YoY dari periode yang sama tahun lalu Rp 20 triliun.

Penyaluran kredit baru naik 13,8% secara tahunan (YoY) seiring komitmen BCA mendukung pemulihan ekonomi. Dari sisi pendanaan, dana giro dan tabungan (CASA) juga tumbuh 21,0% YoY hingga akhir September 2021.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sentuh Rekor Harga Tertinggi, Asing Malah Obral Saham BCA


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading