IHSG Tembus 6.605 di Sesi I, 4 Hari Asing Borong Saham!

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
14 October 2021 12:43
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (6/10/2021).  Indeks Harga Saham Gabungan berhasil mempertahankan reli dan ditutup terapresiasi 2,06% di level 6.417 pada perdagangan Rabu (06/10/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjut menguat pada perdagangan sesi pertama Kamis (14/10/2021), dan sukses menembus level psikologis 6.600 ditopang saham konsumer.

Menurut data PT Bursa Efek Indonesia, IHSG berakhir di level 6.605,004 atau lompat 68,1 poin (+1,04%) pada penutupan siang. Dibuka meompat 1,04% ke 6.552,211, indeks acuan utama bursa ini terus melesat ke zona hijau tanpa sekalipun tercelup ke zona merah.

Level pembukaan tersebut sekaligus menjadi level terendah hariannya. Aksi beli masif para investor mengantarkan IHSG menyentuh level tertinggi hariannya pada 6.637,4 beberapa menit jelang pukul 11:00 WIB.


Mayoritas saham terhitung melesat yakni sebanyak 268 unit, sedangkan 231 lainnya melemah, dan 151 sisanya flat. Nilai perdagangan masih tinggi, sebesar Rp 9,6 triliun yang melibatkan 13 miliaran saham yang berpindah tangan 972.000-an kali.

Investor asing mencetak pembelian bersih (net buy) senilai Rp 1,2 triliun, menjadi net buy untuk keempat hari secara beruntun sepanjang pekan ini.

Saham yang mereka borong terutama adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan nilai pembelian bersih masing-masing sebesar Rp 244,9 miliar dan Rp 130,3 miliar. Saham BBCA Melesat 3,3% ke Rp 7.775 dan BMRI flat di Rp 7.100/saham.

Sebaliknya, aksi jual asing menimpa saham PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) dengan nilai penjualan bersih tipis sebesar Rp 23,1 miliar dan Rp 13,8 miliar. Kedua saham tersebut bergerak berbeda arah, di mana CASA flat di Rp 406 sementara EXCL lompat 0,95% ke Rp 3.180/saham.

Dari sisi nilai transaksi, BBCA memimpin dengan total nilai Rp 704,6 miliar, diikuti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 470,3 miliar serta PT Astra International Tbk (ASII) senilai Rp 367,6 miliar.

IHSG melanjutkan penguatan ke level psikologis 6.600 ditopang penguaan saham-saham konsumer, mengikuti saham perbankan yang kemarin telah membantu IHSG menembus level psikologi 6.500.

Sentimen positif yang mendorong saham-saham barang konsumer adalah membaiknya persepsi atau keyakinan konsumen dalam melihat ekonomi seiring adanya pelonggaran kebijakan mobilitas publik di tengah pagebluk Covid-19.

Menurut data Bank Indonesia (BI), Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) bulan September 2021 mengalami kenaikan. BI mencatat IKK September 2021 sebesar 95,5, meningkat dari 77,3 pada bulan sebelumnya.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading