Xi Jinping Dicuekin, Harga Batu Bara Rekor Dekati US$190/Ton!

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
24 September 2021 08:20
In this photo provided by China's Xinhua News Agency, Chinese President and party leader Xi Jinping delivers a speech at a ceremony marking the centenary of the ruling Communist Party in Beijing, China, Thursday, July 1, 2021. China’s Communist Party is marking the 100th anniversary of its founding with speeches and grand displays intended to showcase economic progress and social stability to justify its iron grip on political power that it shows no intention of relaxing. (Li Xueren/Xinhua via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga batu bara naik lagi, Kini harga si batu hitam mencoba menyentuh titik US$ 190/ton.

Kemarin, harga batu bara di pasar ICE Newcastle (Australia) tercatat US$ 189,3/ton. Melesat 3,58% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya sekaligus menjadi rekor tertinggi setidaknya sejak 2008.


Batu bara tidak gentar meski ada 'gertakan' dari China. Dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Presiden China Xi Jinping menegaskan komitmen negaranya untuk menuju karbon netral pada 2060.

"Kami akan melakukan segala upaya untuk mencapai tujuan ini," tegasnya, seperti dikutip dari AFP.

Untuk mencapai netral karbon pada 2060, Xi mengungkapkan China tidak akan mendanai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) baru di luar negeri. PLTU adalah pembangkit yang menggunakan batu bara sebagai sumber energi primer.

Namun target Xi memang bertahap, tidak bisa ujug-ujug. Sebab, saat ini China adalah konsumen batu bara terbesar di planet bumi.

Pada 2019, konsumsi batu bara di Negeri Tirai Bambu mencapai 4,36 miliar ton. Amerika Serikat (AS) di posisi kedua 'cuma' 924,44 juta ton.

Harga Gas Tambah Mahal
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading