Usai 2 Hari 'Dihajar' Evergrande, IHSG Rebound! Asing Masuk

Market - Putra, CNBC Indonesia
22 September 2021 09:19
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka flat di level 6.060,3 pada perdagangan Rabu (22/09/2021). Namun selang tak berapa lama IHSG bergerak di zona hijau.

IHSG menguat 0,25% ke 6.075 pada 09.01 WIB. Di awal perdagangan tercatat ada 224 saham yang menguat, 76 saham mengalami pelemahan dan sisanya sebanyak 190 saham stagnan.

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 274,4 miliar dengan asing mencatatkan net buy sebesar Rp 16,7 miliar. Penguatan ini membalikkan posisi 2 hari terakhir yang melemah sejak Senin.


Saham yang dikoleksi oleh asing di awal-awal perdagangan adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan beli bersih masing-masing sebesar Rp 20 miliar dan Rp 2,5 miliar.

Sementara itu saham yang banyak dilepas asing adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan nilai net sell mencapai Rp 4,3 miliar. Di posisi kedua saham yang paling banyak dilego asing adalah saham PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) dengan jual bersih senilai Rp 2,4 miliar.

Kekhawatiran investor terkait dengan risiko penyebaran virus corona (Covid-19) varian delta yang kian meluas juga mulai berkurang, setelah Johnson & Johnson (J&J) melaporkan bahwa suntikan vaksinnya memiliki efektivitas hingga 94%.

Selain itu, kecemasan investor terkait krisis likuiditas Evergrande Group sepertinya mulai berkurang, ditandai dengan mulai stabilnya pasar saham Asia pada perdagangan kemarin, meskipun indeks Nikkei masih ambruk pada penutupan perdagangan kemarin.

Dari agenda ekonomi penting, bank sentral Jepang dan China akan mengumumkan kebijakan suku bunga acuan terbarunya pada hari ini.

Sementara itu di Eropa, data ekonomi yang akan dirilis pada hari ini adalah data pembacaan awal dari indeks keyakinan konsumen (IKK) Zona Euro pada periode September 2021.

Namun sebagian besar investor global masih memfokuskan perhatiannya ke rapat bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) yang sudah dimulai pada Selasa malam waktu Asia dan akan diumumkan pada Kamis (23/9/2021) dini hari waktu Asia.

Selain mengumumkan hasil rapat, The Fed juga akan memproyeksikan ekonomi kuartalan mereka yang populer disebut dot plot. Ketua The Fed, Jerome Powell telah mengatakan bahwatapering(pengurangan suntikan likuiditas ke pasar) bisa dimulai tahun ini.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Dear Para Investor, 'Pelototi' Terus Krisis Evergrande China


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading