Net Buy-Sell

Asing Borong Saham 3 Bank Big Cap, Ramai Jualan UNVR-HMSP

Market - Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
16 September 2021 16:55
Doc.Lapkeu HMSP

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Kamis (15/9/2021), setelah sempat bergerak di zona hijau pada perdagangan sesi I hari ini.

Indeks saham acuan nasional tersebut ditutup turun tipis 0,287 poin atau stagnan di level 6.109,94. Padahal pada pembukaan sesi kedua hari ini, IHSG masih sempat bergerak di zona hijau. Namun selang beberapa menit, IHSG tak mampu kembali ke zona hijau dan terpaksa ditutup cenderung stagnan dengan turun sangat tipis.

Data perdagangan mencatat nilai transaksi hari ini naik tipis menjadi Rp 11,7 triliun.


Meskipun IHSG lesu, namun sebenarnya investor asing masih melakukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 428 miliar di pasar reguler. Sebanyak 226 saham menguat, 278 saham melemah dan 161 lainnya mendatar.

Asing tercatat mengoleksi tiga saham bank big cap dan satu saham big cap non-bank pada hari ini, Adapun saham big cap tersebut yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Astra International Tbk (ASII).

Selain mengoleksi empat saham big cap, asing juga tercatat masih mengoleksi saham startup e-commerce PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) hingga hari ini dan juga mengoleksi saham layanan transportasi milik TP Rachmat, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA).

Berikut saham-saham yang dikoleksi oleh investor asing pada hari ini.

Net Buy Asing

Sementara itu dari penjualan bersih, asing hingga hari ini tercatat masih melepas saham konsumer big cap PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). Sehingga saham UNVR sudah dilepas oleh asing dalam hampir dua pekan lebih.

Selain itu, asing juga masih melepas saham bank big cap PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), saham konsumer rokok PT H.M Sampoerna Tbk (HMSP) dan saham media Grup MNC PT MNC Studio International Tbk (MSIN).

Asing juga melepas saham telekomunikasi big cap PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan saham emiten produsen alat berat pertambangan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Adapun saham-saham yang dilepas oleh investor asing pada hari ini adalah:

Net Sell Asing

IHSG kembali mengukuti pergerakan bursa Asia pada hari ini, di mana secara mayoritas mengalami pelemahan.

Per pukul 16:10 WIB, indeks Nikkei Jepang melemah 0,62%, Hang Seng Hong Kong ambles 1,46%, Shanghai Composite China ambruk 1,34%, dan KOSPI Korea Selatan merosot 0,74%.

Hanya indeks Straits Times Singapura yang bergerak di zona hijau pada hari ini, yakni menguat 0,23% pada pukul 16:10 WIB.

Hal ini terjadi karena adanya sentimen cenderung negatif pada hari ini, di mana salah satunya adalah perlambatan pertumbuhan ekonomi China.

Pada Agustus 2021, produksi industri China tumbuh 5,3% secara tahunan (year-on-year/yoy). Melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 6,4% sekaligus menjadi yang terlemah sejak Juli 2020.

Sementara pengeluaran konsumen pada Agustus 2021 naik 2,5% (yoy). Jauh di bawah konsensus pasar yang dihimpun Reuters yaitu 7% (yoy) dan menjadi yang terendah sejak Agustus 2020.

"Laju perekonomian melambat pada Agustus, konsumsi terpukul dan investasi masih lemah. Sementara itu, virus corna kembali menyebar di Fujian dan sejumlah wilayah lain sehingga menjadi risiko bagi pertumbuhan ekonomi kuartal III dan IV," kata Louis Kuijs, Head of Asia Ecnomics di Oxford Economics, seperti diberitakan Reuters.

Di lain sisi, kabar dari perusahaan raksasa properti China, China Evergrande Group yang terancam gagal bayar (default) utang perusahaannya juga menjadi sentimen negatif dan membuat indeks Hang Seng dan Shanghai ditutup ambles pada hari ini.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(chd/chd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading