BP Jamsostek Target Bisa Cuan Rp 33,24 T, dari Mana Saja?

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
15 September 2021 13:15
Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan. (Dok: BPJS)

Jakarta, CNBC Indonesia - BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek menargetkan hasil investasi akan mencapai Rp 33,24 triliun berdasarkan prognosa tahun 2021. Nilai tersebut lebih rendah dari target yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp 37,40 triliun.

Direktur Utama BP Jamsostek, Anggoro Eko Cahyo menyampaikan, ada beberapa faktor yang mendukung prognosa tersebut, antara lain kondisi pasar saham yang mulai kondusif.

Selanjutnya, saat ini tingkat suku bunga acuan masih terjaga rendah untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional.


Anggoro memaparkan, sampai dengan Agustus 2021, realisasi penerimaan investasi mencapai Rp 22,35 triliun atau membaik dari posisi Juni 2021 sebesar Rp 16,77 triliun. Namun, diakuinya, hasil investasi per Agustus masih kurang dari target yang ditetapkan BP Jamsostek sebesar Rp 24,93 triliun.

"Prognosa sampai akhir tahun dengan kondisi market saat ini dengan tingkat suku bunga [rendah], target hasil investasi akhir tahun sebesar Rp 33,24 triliun akan lebih tinggi dari hasil investasi tahun 2020," kata Anggoro, dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Selasa (15/9/2021).

Seperti diketahui, dalam tiga tahun terakhir, realisasi hasil investasi BP Jamsostek terus meningkat. Pada 2018, total hasil investasi mencapai Rp 27,29 triliun, kemudian naik menjadi Rp 29,15 triliun pada 2019 dan menjadi Rp 32,33 triliun pada tahun 2020.

Sementara itu, Anggoro mengungkapkan, dari realisasi dana investasi yang ditempatkan BP Jamsostek juga masih on track. Per Agustus nilainya mencapai Rp 514,74 triliun dan diperkirakan akan mencapai Rp 549,70 triliun pada akhir tahun 2021 ini.

"Prognosa 2021, total dana investasi Rp 549,70 triliun dan target Rp 542,41 triliun, ini sedikit di atas target," bebernya.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading