Pandemi Covid-19 Picu Penurunan Peserta BPJS Ketenagakerjaan

News - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
15 September 2021 11:40
BPJS Ketenagakerjaan Sigap Serahkan Data Calon Penerima BSU Tahap III

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo mengungkapkan jumlah kepesertaan terkini BPJSTK. Dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI, Rabu (15/8/2021), Anggoro menjelaskan efek pandemi Covid-19 terhadap kepesertaan BPJSTK.

"Kalau kita lihat TK (tenaga kerja) aktif, kalau kita mundur 2-3 tahun ke belakang dari bulan Desember 2018, TK aktif 2018 30,46 juta, 2019 34,17 juta, 2020 29,98 juta," ujarnya.



"Sampai dengan bulan Maret 2021 masih turun lagi dari 29,98 juta ke 27,79 juta. Bulan Juni sudah mulai berhasil sedikit mulai rebound ke 28,7 juta, Agustus 29,2 juta. Jadi posisi Agustus sudah mendekati posisi Desember 2020," lanjutnya.

Anggoro bilang kalau sampai dengan akhir tahun ini, masih ada peluang tambahan 1,3 juta peserta. Sehingga, prognosa di akhir tahun adalah 30,5 juta peserta dari target 33,67 juta peserta.


"Tentu kita semua tidak pernah menduga Covid-19 yang wave kedua ini sehingga membuat prognosa kami bergeser dari angka semula dari target 33 juta ke 30 juta. Ini kami akan berupaya terbaik untuk mencapainya," kata Anggoro.

Lebih lanjut, Anggoro bilang ada pertumbuhan peserta baru sebanyak 11,4 juta tahun ini. Namun, jumlah peserta yang keluar pun tidak kalah banyak.

"Memang jumlah keluar sebagai kepesertaan cukup tinggi akibat peningkatan pengangguran dan juga berhenti bekerja. Sehingga jika dilihat dari Desember 29,98 juta, di Agustus 29,2 juta. Masih turun padahal angkanya peserta barunya tetap nambah. Jadi turunnya lebih banyak," ujar Anggoro.

"Namun kami optimis melihat dari angka yang mulai bergerak sejak Maret, Juni, dan Agustus kita optimis di akhir tahun kita bisa di angka 30 juta," lanjutnya.


[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading