Terkuak! Ini Bocoran Strategi Gojek di Balik Bank Jago

Market - Ferry Sandria, CNBC Indonesia
07 September 2021 10:15
Kolaborasi Bank Jago-Gojek

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten perbankan milik taipan Jerry Ng dan sejawatnya, PT Bank Jago Tbk (ARTO), telah menyampaikan materi paparan publik terkait kinerja perusahaan, kondisi bisnis saat ini serta peluang di masa depan.

Dalam paparan tersebut disebutkan bahwa ke depannya Bank Jago akan memperbanyak integrasi pembayaran dan pengelolaan keuangan melalui kerja sama dengan anak usaha Gojek yang bergerak di sektor pembayaran digital, Gopay.

Paparan publik Bank Jago tersebut rencananya akan diselenggarakan pada tanggal Rabu besok, 8 September. 


Bank Jago diakuisisi oleh MEI (PT Metamorfosis Ekosistem Indonesia, milik Jerry Nd dan kawan-kawannya) dan WTT (Wealth Track Technology Limited, milik Patrick Walujo dari Grup Northstar) di Desember 2019 dan Gojek lewat Gopay (PT Dompet Karya Anak Bangsa) menjadi investor strategis di Desember 2020


Paparan Publik Bank Jago 8 September 2021Foto: Paparan Publik Bank Jago 8 September 2021
Paparan Publik Bank Jago 8 September 2021

Kerja sama antara Gojek dan Bank Jago di masa depan akan mencakup pendataan profil (know your customer/KYC) nasabah Gopay dan Jago di satu alur yang nyaman, pembayaran dari kantong Jago di semua merchant melalui GoPay sebagai proxy, perluasan akses ke fitur Bank Jago serta pengelolaan dana digital di Gopay melalui aplikasi Jago.

Sebenarnya Jago dan Gojek telah melakukan integrasi awal pada akhir bulan Juli lalu, akan tetapi integrasi tersebut masih terbatas dan belum terdapat penggabungan sinergis antara Gopay yang merupakan dompet digital dan fintech kelolaan Gojek dengan Bank Jago perusahaan yang bergerak di bisnis perbankan.

Dalam paparan tersebut dijelaskan juga dua model kerja sama business finance solution yang dilakukan oleh Bank Jago.

Pertama, adalah kerja sama dengan institusi keuangan untuk pembiayaan UMKM baik itu melalui skema channeling dengan peer-to-peer lending atau pun pembiayaan bersama dengan multifinance.

Partner yang disebut dalam paparan publik termasuk perusahaan pembiayaan kendaraan roda empat baru dan bekas, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), yang sahamnya dimiliki oleh salah satu pengendali Bank Jago, Patrick Walujo melalui Northstar.

Jenis kerja sama kedua adalah value chain (rantai nilai) dengan korporasi untuk membiayai supplier atau distributor atau dengan platform online untuk membiayai agen atau merchant. Partner yang disebutkan termasuk startup teknologi akuakultur, eFishery, yang mana Northstar dan Go-Ventures milik Gojek merupakan investor utama berdasarkan dari Cruchbase.

Pada semester pertama tahun ini Bank Jago mencatatkan pendapat sebesar 160,47 miliar, naik 289% dari periode yang sama tahun sebelumnya di angka Rp 41,26 miliar, kerugian bersih perusahaan tercatat turun 8,11% dari semula rugi Rp 50,91 miliar, kini sedikit membaik dengan catatan kerugian sebesar Rp 46,78 miliar.

Pada pembukaan perdagangan sesi I Selasa (7/9) pukul 9.13 WIB di pasar modal, saham ARTO tercatat turun 1,56% ke level Rp 14.200 per saham dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp 198,76 triliun. Sejak awal tahun saham ini sudah meningkat hingga 267%.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading