Harta Taipan Terkaya Singapura Kalahkan Orang Paling Tajir RI

Market - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
15 August 2021 09:40
Li Xiting (PHOTO BY IMAGINECHINA via Forbes)

Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah sempat mengalami kontraksi ekonomi 5,8% pada 2020, ekonomi Singapura mulai bangkit lagi dan diperkirakan akan tumbuh 6% hingga 7% tahun ini. Ini membuat harga kekayaan para konglomerat Negeri Singa tersebut ikut melesat.

Lebih hebatnya lagi, negara dengan jumlah penduduk sekitar 5,6 juta ini, memiliki orang terkaya yang nilai hartanya lebih besar dari orang terkaya Indonesia yang punya penduduk 270 juta jiwa.

Berdasarkan catatan Forbes, nilai harta milik orang terkaya Singapura, Li Xiting, pemilik Shenzhen Mindray Bio-Medical Electronics milik Li Xiting, bertambah 19% atau US$ 5,2 miliar menjadi $23 miliar atau setara Rp 330,37 triliun. 


Pandemi covid-19 membuat saham Shenzhen Mindray Bio-Medical Electronics milik Li Xiting, pembuat perangkat medis berteknologi tinggi, naik 19% sejak tahun lalu.

Semetara itu orang terkaya di Indonesia, Robert Budi Hartono, pemilik Grup Djarum, berdasarkan catatan Forbes memiliki kekayaan US$ 20,5 miliar atau setara Rp 294,5 triliun. Sedangkan saudara Robert, Michael Bambang Hartono memiliki kekayaan senilai US$ 19,7 miliar atau setara Rp 282,96 triliun.  

Singapura dianggap sebagai salah satu tempat berlindung teraman di tengah pandemi global, negara ini berusaha untuk melonggarkan pembatasan perbatasan karena vaksinasi meningkat tetapi tetap waspada terhadap setiap peningkatan baru dalam infeksi Covid-19.

Terlepas dari ketidakpastian, benchmark Straits Times Index naik 26% sejak kekayaan terakhir diukur setahun lalu, membantu mendorong kekayaan gabungan dari 50 orang terkaya di negara itu menjadi $208 miliar dari $167 miliar.

Ketika kasus Covid-19 di Indonesia melampaui angka setengah juta-wabah terbesar di antara negara-negara Asia Tenggara-negara ini tergelincir ke dalam resesi pertamanya sejak krisis keuangan Asia 1997.

Perekonomian mengalami kontraksi masing-masing 5,3% dan 3,5% (year-on-year) pada kuartal kedua dan ketiga. Indeks saham acuan turun lebih dari 10% dalam 12 bulan terakhir.

Akibatnya, lebih dari setengah dari 50 orang terkaya di negara itu mengalami penurunan kekayaan dari tahun lalu. Terlepas dari penurunan ini, kekayaan kolektif orang-orang super kaya di Indonesia hanya turun 1,2% dari daftar tahun lalu menjadi $133 miliar.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading