Internasional

Mengejutkan! Jeff Bezos Tak Lagi Jadi Orang Terkaya di Dunia

Market - Ferry Sandria, CNBC Indonesia
10 August 2021 08:40
Jeff Bezos. (AP Photo/Pablo Martinez Monsivais, File)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kabar mengejutkan datang dari deretan taipan-taipan dunia. Kali ini, bos Amazon, Jeff Besoz tak lagi menjadi orang terkaya nomor satu di muka bumi ini versi Forbes Real-Time Billionaires List, per Senin ini (9/8/2021), meski secara nominal masuk masuk orang paling tajir.

Posisinya digeser oleh miliarder asal Prancis Bernard Arnault dan keluarganya, yang mengendalikan bisnis Louis Vuitton Moet Hennessy.

Alnault yang juga Chairman dan CEO Louis Vuitton Moet Hennessy (LVMH) ini juga merupakan salah satu dari sedikit 'centibillionaires', atau mereka yang memiliki kekayaan bersih lebih dari US$ 100 miliar atau setara dengan Rp 1.450 triliun (kurs Rp 14.500/US$).


Saat ini kekayaan bersih yang dimiliki bos LV tersebut diperkirakan mencapai US$ 197,5 miliar atau setara Rp 2.864 triliun, menurut Daftar Miliarder Real-Time Forbes.

Suksesnya Bernard Arnault menyalip Bezos salah satunya adalah akibat performa saham miliknya membaik dalam beberapa pekan terakhir, sedangkan saham Amazon milik Besoz tidak menunjukkan performa maksimal.

Sementara itu, Bezos juga sibuk meluncurkan dirinya ke luar angkasa menggunakan roket Blue Origin miliknya beberapa pekan lalu, saham Amazon ternyata tidak ikut meluncur di pasar saham.

Bahkan saham Amazon malah merosot pada Jumat (6/8) ke level US$ 3.344,94 atau setara Rp 48 juta/saham, setelah sempat mencapai level tertinggi dalam sebulan pada 12 Juli di harga US$ 3.761 di Bursa Nasdaq AS, dengan kode saham AMZN.

Sedangkan Bernard Arnault yang masih menginjakkan kaki di bumi, saham LVMH miliknya malah terbang dan bergerak ke atas menuju zona hijau, dan pada hari Jumat saham tersebut naik tipis dan ditutup di level EUR 698,2, atau setara Rp 12 juta/saham (kurs Rp 16.894/euro) di Bursa Euronext Paris.

Dalam sebulan terakhir saham LVMH tercatat naik 5,28%, sedangkan saham Amazon milik Besoz malah rontok, turun hingga 10,07%.

Meningkatnya saham LVMH didorong oleh kinerja kuat perusahaan pada paruh pertama tahun ini, didorong oleh permintaan yang tinggi untuk barang-barang mewah di Asia, AS dan Eropa terhadap merek fashion dan barang kulit seperti Louis Vuitton dan Christian Dior. Hal ini sejalan dengan kondisi perekonomian dunia yang berangsur-angsur pulih.

LVMH mengelola portofolio 70 merek barang mewah, termasuk Louis Vuitton, Sephora, Stella McCartney, Gucci, Christian Dior dan Tiffany & Co yang baru diakuisisi tahun lalu dengan banderol US$ 15,8 miliar atau setara dengan Rp 229 triliun.

LVMH berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih yang signifikan pada paruh pertama tahun ini. Laba bersih Grup tersebut mencapai EUR 5,29 miliar atau setara Rp 89 triliun, meningkat drastis dari laba bersih tahun 2020 sebesar EUR 522 juta.

Laba bersih ini juga meningkat 62% dari laba tengah tahun pra-pandemi, yang mana LVMH mencatatkan laba bersih sebesar EUR 3,27 miliar pada 6 bulan awal tahun 2019.

Bertambahnya kekayaan bos LVMH, membuat posisi pendiri Amazon, Jeff Bezos, turun ke peringkat kedua dengan kekayaan mencapai US$ 193,3 miliar atau setara Rp 2.803 triliun.

Saat ini tercatat terdapat sembilan individu yang masuk klub 'centibillionaire' atau kekayaan melebihi US$ 100 miliar.

Berikut daftar lengkap 5 orang terkaya dunia versi Forbes Real-Time Billionaires List

1. Bernard Arnault (US$ 197,5 miliar) dengan mayoritas kekayaan berasal dari perusahaan multinasional dan konglomerat yang fokus pada barang mewah, LVMH, dan berkantor pusat di Paris, Prancis.
2. Jeff Bezos (US$ 193,3 miliar) yang memperoleh kekayaan terbesar dari kepemilikan saham di Amazon.
3. Elon Musk (US$ 182,1 miliar) dengan koleksi pundi-pundi diperoleh dari saham yang dia miliki pada perusahaan mobil listrik yang ia dirikan, Tesla.
4. Bill Gates (US$ 132,1 miliar) pendiri Microsoft.
5. Mark Zuckerberg (US$ 130,8 miliar) pendiri Facebook.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading