Sempat Laba, Bank Aladin Malah Tekor Rp 3 M di Semester I

Market - Ferry Sandria, CNBC Indonesia
30 July 2021 17:25
Bank Aladin

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) melaporkan kenaikan pendapatan 8,84% pada paruh pertama tahun 2021 (Juni 2021) menjadi sebesar Rp 18,46 miliar. Pendapatan ini naik 10,20% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 16,75 miliar.

Meskipun mengalami kenaikan pendapatan, bank yang dikuasai oleh keluarga Nojorono melalui NTI Global malah mengalami kerugian bersih sejumlah Rp 3,13 miliar.

Kondisi ini memburuk dari posisi yang sama tahun sebelumnya di mana bank yang semula bernama Bank Net Indonesia Syariah masih membukukan laba bersih Rp 60,41 miliar.


Rugi bersih yang dialami perusahaan salah satunya diakibatkan oleh naiknya total beban usaha dari semula Rp 24,12 miliar kini membengkak menjadi Rp 37,88 miliar atau meningkat hingga 57%.

Beban usaha yang mengalami kenaikan terbesar adalah gaji dan kesejahteraan karyawan yang melonjak menjadi Rp 22,72 miliar dari semula hanya Rp 9,45 triliun atau meningkat 140%.

Gaji dan upah karyawan tercatat naik hampir dua kali lipat dan tunjangan karyawan naik hampir satu kali lipat. Meskipun demikian perusahaan tidak merinci jumlah penambahan karyawan atau jumlah karyawan pada laporan keuangan konsolidasi kuartal II 2021.

Berdasarkan laporan keuangan tahun 2020, Bank Aladin (saat itu masih bernama Bank Net Indonesia Syariah) mempunyai karyawan masing-masing sejumlah 42 dan 47 orang pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019.

Pos lainnya yang mengalami kenaikan adalah beban usaha umum dan administrasi yang naik menjadi Rp 13,14 miliar dari semula Rp 10,18 pada kuartal pertama tahun 2020 lalu.

Aset perusahaan tercatat senilai Rp 1,20 triliun, naik dari semula hanya Rp 721,39 miliar. Liabilitas perusahaan tercatat turun menjadi Rp 17,69 miliar dari posisi akhir tahun sebesar Rp 39,96 miliar. Alhasil ekuitas perusahaan tercatat naik dari semula Rp 641,27 miliar kini bertambah menjadi Rp 1,15 triliun.

Pada penutupan perdagangan Jumat (30/7) di pasar modal, saham BANK turun 2,61% ke level Rp 3.360/saham dengan kapitalisasi pasar Rp 44,33 triliun. Dalam seminggu saham ini naik 4,67% dan selama sebulan telah tumbuh 6,63%.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading