Resmi Listing di Bursa, Saham Trimegah Karya Naik 10%

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
27 July 2021 09:55
IPO PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) 27 Juli 2021, dok BEI

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan yang bergerak di bisnis voucher belanja, PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR), mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (27/7/2021). Perseroan menjadi emiten ke-27 di tahun dan dicatatkan di papan akselerasi.

UVCR melepas sebanyak 500 juta saham atau 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran umum Rp 100 per saham.

Melalui penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) ini UVCR berhasil meraih pendanaan sebesar Rp 50 miliar.


Saat debut perdana, saham UVCR terpantau bergerak naik sebesar 10% ke level Rp 100 per saham setelah ditransaksikan sebanyak 286 kali dengan volume 1,89 juta saham.

Direktur Utama Ultra Voucher Hady Kuswanto mengatakan, IPO ini menjadi milestone baru dan strategis untuk memperkuat dan memperluas bisnis perusahaan. Sebagai perusahaan publik, UVCR kini memiliki akses keuangan dan jejaring bisnis yang terbuka lebar.

"Sehingga perusahaan dapat mengoptimalkan peluang pasar yang tumbuh cepat, salah satunya berkat digitalisasi yang berlangsung saat ini," kata Hady, dalam seremoni pencatatan secara daring, Selasa (27/7/2021).

Rencananya, penggunaan dana hasil IPO UVCR sebesar 36% akan digunakan untuk belanja modal termasuk pengembangan produk dan fitur.

Selanjutnya, 34% akan dialokasikan untuk beban operasional termasuk penambahan sumber daya manusia, software, channel distribusi. Sisanya, sebesar 30 persen untuk peningkatan modal kerja, termasuk pembelian persediaan voucher.

Direktur UVCR, Riky Boy Permata menyampaikan, saat ini, pengembangan bisnis Ultra Voucher didukung empat kanal distribusi utama, yakni business to business (B2B), e-commerce, direct to retail, dan reseller.

Saat ini, Ultra Voucher telah menjalin kerja sama dengan 300 brand dan lebih dari 40.000 outlet di seluruh Indonesia.

Adapun merchant yang bekerjasama dengan Ultra Voucher saat ini dari berbagai segmen, yakni Beauty & Relaxation, Departement Store, E-Commerce, Entertainment, Food & Beverage (F&B), Hotel & Travel, Accessories & Jewelry, Lifestyle, Investment, dan lain-lain.

Direktur PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Mukti Wibowo Kamihadi menyatakan, saham Ultra Voucher menjadi pioneer saham perusahaan voucher sektor digital teknologi yang melantai di Bursa Efek Indonesia.

Saham UVCR ini akan memberikan khasanah baru bagi pelaku pasar modal di Tanah Air di mana dari sisi potensi bisnisnya yang tinggi.

Ultra Voucher telah menunjuk Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai Join Lead Underwriters (JLU) atau Penjamin Pelaksana Emisi Efek bersama PT NH Korindo Sekuritas Indonesia dan PT Surya Fajar Sekuritas.

Secara bersamaan, Ultra Voucher juga akan menerbitkan 250 juta Waran Seri I yang menyertai saham baru perseroan atau sebanyak-banyaknya 16,67%.

Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal penjatahan dengan ketentuan setiap pemegang 2 saham maka berhak memperoleh 1 Waran Seri I.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading