Harga CPO Jatuh 1,4%? Ini Hanya Ujian, Nanti Naik Lagi Kok...

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
22 July 2021 11:50
Panen tandan buah segar kelapa sawit di kebun Cimulang, Candali, Bogor, Jawa Barat. Kamis (13/9). Kebun Kelapa Sawit di Kawasan ini memiliki luas 1013 hektare dari Puluhan Blok perkebunan. Setiap harinya dari pagi hingga siang para pekerja panen tandan dari satu blok perkebunan. Siang hari Puluhan ton kelapa sawit ini diangkut dipabrik dikawasan Cimulang. Menurut data Kementeria Pertanian, secara nasional terdapat 14,03 juta hektare lahan sawit di Indonesia, dengan luasan sawit rakyat 5,61 juta hektare. Minyak kelapa sawit (CPO) masih menjadi komoditas ekspor terbesar Indonesia dengan volume ekspor 2017 sebesar 33,52 juta ton. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) turun lumayan dalam pada perdagangan jelang siang hari ini. Bagaimana prospeknya ke depan? Apakah ada peluang bangkit?

Pada Kamis (22/7/2021) pukul 10:59 WIB, harga CPO di Bursa Malaysia tercatat MYR 4.090/ton. Ambles 1,42% dibandingkan posisi hari sebelumnya.

Kemungkinan investor belum puas mengambil cuan dari kontrak CPO. Maklum, dalam sebulan terakhir harga masih membukukan kenaikan 18,72%.


cpo

Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, masih melihat ruang kenaikan harga CPO. Titik resistance terdekat saat ini ada di MYR 4.164/ton dan jika tertembus maka bisa berlanjut ke MYR 4.260/ton.

"Tren ini akan berhenti di MYR 4.260/ton, yang rasanya layak untuk dijadikan target dalam jangka pendek. Melihat pengalaman sebelumnya, harga selalu berhasil menembus titik resistance," tulis Wang dalam riset hariannya.

cpoSumber: Reuters

Namun tetap ada risiko harga CPO mengalami konsolidasi karena kenaikannya yang sudah cukup tinggi. Tetap ada risiko bearish, Wang memperkirakan level support akan berada di rentang MYR 3.931-4.009/ton.

"Saat harga menyentuh MYR 4.147/ton, sepertinya akan ada konsolidasi selama beberapa hari. Apabila konsolidasinya terlalu lama, harga bisa turun ke MYR 3.915/ton," lanjut Wang.

cpoSumber: Reuters

TIM RISET CNBC INDONESIA


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading