Usai AMRT, Kini Muncul Transaksi Misterius Saham BANK Rp359 M

Market - Putra, CNBC Indonesia
07 July 2021 10:29
Dok Bank Net Syariah

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) terkoreksi pada perdagangan hari ini menyusul penandatanganan perjanjian kerja sama antara kedua belah pihak yang akan dilaksanakan hari ini 7 Juli 2021.

Mengacu data BEI, tercatat pagi ini, Rabu (7/7), saham BANK (yang dulu bernama Bank Net Syariah) terkoreksi parah 4,66% ke level harga Rp 3.480/unit dengan nilai transaksi yang cukup jumbo di angka Rp 171 miliar.

Sedangkan AMRT juga terkoreksi 0,37% ke level harga Rp 1.340/unit pada perdagangan hari ini dengan nilai transaksi mencapai Rp 85 miliar.


Namun di tengah acara yang saat ini sedang berlangsung tersebut muncul transaksi mencurigakan di saham BANK di pasar nego.

Data perdagangan menunjukkan investor lokal yang menggunakan broker PT BNC Sekuritas (GA) melakukan pembelian 1 juta lot (100 juta unit saham) saham BANK dari investor lokal yang menggunakan broker PT Ekuator Swarna (MK) di harga Rp 3.590/unit dan menggelontorkan dana Rp 359 miliar.

Sebelumnya, Selasa kemarin investor lokal melakukan pembelian masif di saham AMRT di pasar negosiasi.

Kemarin, investor asing menggunakan broker PT CGS CIMB Sekuritas (YU) melakukan penjualan sebanyak 4,32 juta lot AMRT di harga rata-rata Rp 947,6/unit ke investor lokal yang menggunakan broker yang sama sehingga transaksi ini merupakan transaksi tutup sendiri alias crossing. Tercatat investor lokal menggelontorkan dana sebesar Rp 409 miliar untuk menebus transaksi ini.

Hari ini merupakan BANK akan mengadakan acara "The Future of Banking: Achieving Financial Inclusion in Indonesia" dari jam 9:30 hingga jam 11:30 secara daring.

Akan ada empat agenda yang dibahas salah satunya yakni seremoni penandatanganan perjanjian kerjasama antara BANK dengan AMRT dan Halodoc.

Selain itu Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'aruf Amin juga dijadwalkan akan hadir untuk membawakan bahasan mengenai Peran, Tantangan, dan Solusi Bank Syariah di Industri Perbankan Indonesia.

Selanjutnya Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo di acara ini juga akan membahas mengenai Transformasi Digital di Bidang Sistem Pembayaran.

Terakhir Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Wimboh Santoso juga akan membawakan tema mengenai Digitalisasi Transformasi di Bidang Keuangan.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

BANK-AMRT-Halodoc Kolaborasi, Sahamnya Malah Nyungsep!


(trp/trp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading