IHSG Joss! Asing Borong EMTK-ASII, Lepas Saham Telko-Menara

Market - Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
06 July 2021 16:38
Dok: Telkom

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup positif pada perdagangan Selasa (6/7/2021). Indeks bursa saham acuan nasional tersebut ditutup menguat 0,69% ke level 6.047,11.

Data perdagangan mencatat nilai transaksi hari ini kembali naik menjadi Rp 12,4 triliun dan terpantau investor asing kembali melakukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 63 miliar di pasar reguler.

Namun di pasar tunai dan negosiasi, asing tercatat masih melepas sebanyak Rp 238 miliar. Sebanyak 261 saham menguat, 244 saham melemah dan 144 lainnya flat.


Dari daftar net buy, asing tercatat mengoleksi beberapa saham, di mana saham emiten induk Indosiar dan SCTV, yakni PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) diborong paling banyak oleh investor asing hari ini.

Sementara di posisi kedua ada saham PT Astra International Tbk (ASII) yang juga masih diborong oleh asing pada hari ini.

Adapun saham-saham yang diborong oleh investor asing pada hari ini adalah:

Sementara dari daftar net sell, asing sebagian besar melepas saham emiten telekomunikasi dan menara telekomunikasi, yakni saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), dan saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).

Berikut saham-saham yang dilepas oleh investor asing pada hari ini.

Pasar masih memantau arah harga minyak mentah setelah rapat dari organisasi negara-negara pengekspor minyak (Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC) yang juga dihadiri sekutunya yakni Rusia dkk gagal mencapai kesepakatan mengenai penghentian pemangkasan produksi meski ada indikasi pemulihan ekonomi di berbagai negara maju.

Harga kontrak minyak mentah jenis Brent yang menjadi acuan dunia menguat ke kisaran US$ 77,5 per barel di Eropa, sementara kontrak serupa untuk harga minyak acuan di AS yakni West Texas Intermediate (WTI) melesat ke kisaran US$ 76,6/barel.

Dari sisi data ekonomi, Jerman melaporkan pesanan industri yang anjlok pada Mei, sebesar 3,7%, atau terburuk sejak karantina wilayah (lockdown) pada 2020. Konsensus ekonom dalam polling Reuters semula memperkirakan kenaikan sebesar 1% setelah pada April meningkat 1,2%.

Hari ini data ekonomi yang dipantau adalah penjualan ritel di zona Euro per Mei dan survei sentimen ekonomi Jerman versi ZEW.

Sementara dari dalam negeri, setelah pemerintah memberikan proyeksi pertumbuhan ekonomi bisa melambat jika penyebaran virus corona (Covid-19) belum bisa diredam bulan ini, pelaku pasar akan lebih berhati-hati. Maklum saja, kasus Covid-19 kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.

Pada Senin (5/7/2021), Kementerian Kesehatan mencatat penambahan kasus Covid-19 sebanyak 29.745 dan menyentuh rekor tertinggi. Dengan begitu total kasus Covid-19 di tanah air mencapai 2.313.829 orang.

Dari total kasus tersebut, kasus aktif kini lebih dari 300 ribu orang, tepatnya 309.999 orang, yang juga merupakan rekor terbanyak.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(chd/chd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading