Naik 56%, Jumlah Investor Pasar Modal RI Mencapai 3,88 juta

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
29 June 2021 16:00
Kompetisi jual beli saham Oppo Stocks in Your Hand di Bursa Efek Indonesia, Senin (18/2/2019). kompetisi jual beli saham Oppo Stocks in Your Hand (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jumlah investor pasar modal Indonesia terus mengalami peningkatan, terutama pada masa pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, tahun 2020 juga disebut sebagai tahun kebangkitan investor ritel domestik.

Mengacu data Bursa Efek Indonesia, sampai dengan akhir tahun 2020, investor pasar modal telah meningkat 56% dari tahun 2019 menjadi 3,88 juta investor.

Dari sisi investor aktif harian juga telah mencapai angka 94,7 ribu atau meningkat 73% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.


"Perdagangan saham di tahun 2020 juga turut didominasi oleh Investor domestik ritel yang jumlahnya mencapai hingga 48 persen dari total nilai perdagangan harian," tulis BEI, Selasa (29/6/2021).

BEI telah melakukan transformasi digital untuk kegiatan edukasi calon investor dan investor sejak sebelum pandemi COVID-19.

Hingga Desember 2020, di seluruh Indonesia telah berlangsung hampir 9 ribu kegiatan edukasi yang meliputi kegiatan literasi, inklusi, serta aktivasi dengan jumlah peserta sebanyak 1,32 juta orang, dan hampir 80 ribu pembukaan rekening efek.

Dari seluruh kegiatan tersebut, 81 persennya atau sebanyak 7.306 kegiatan dilakukan secara online dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 1,2 juta orang.

Sementara itu, sampai dengan April 2021, jumlah investor pasar modal mencapai 5.088.093 SID menurut data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Jumlah tersebut meningkat 31,11% dari posisi akhir tahun 2020 yang mencapai 3.880.753 SID. Sedangkan, pada Maret 2021, investor pasar modal tercatat sebanyak 4,84 juta SID.

Jumlah investor saham yang tercatat di C-BEST tercatat mengalami kenaikan 35,61% menjadi 2.298.878 SID dibanding posisi akhir tahun 2020 sebanyak 1.695.268 investor.

Adapun, jumlah investor reksa dana tercatat meningkat 38,85% menjadi 4.408.998 investor dari posisi akhir Desember 2020 sebanyak 3.175.429 investor. Sementara itu, jumlah investor surat berharga negara (SBN) tercatat tumbuh sebesar 13,09% menjadi 520.652 investor dari akhir 2020 sebanyak 460.372 investor.

Bila dilihat dari sisi demografi, investor dari generasi muda di bawah 30 tahun mendominasi, yakni sebanyak 57,40% dengan jumlah aset disimpan di C-BEST Rp 34,99 triliun. Adapun rerata penghasilannya paling banyak di kisaran Rp 10 juta sampai dengan Rp 100 juta.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading