Waspada Investor! Penipuan Pasar Saham Mulai Merajalela

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
24 June 2021 16:45
Kompetisi jual beli saham Oppo Stocks in Your Hand di Bursa Efek Indonesia, Senin (18/2/2019). kompetisi jual beli saham Oppo Stocks in Your Hand (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Belakangan ini media sosial Telegram diramaikan dengan modus penipuan berkedok investasi abal-abal yang mengatasnamakan lembaga self regulatory organization (SRO) pasar modal, yakni PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI).

Masyarakat pun diminta untuk waspada terkait penipuan tersebut.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Komunikasi dan Edukasi KSEI, Rasmi M. Ramyakim menegaskan, KSEI tidak memiliki akun media sosial Telegram maupun media sosial lainnya seperti WhatsApp dan Line.


Akun media sosial resmi KSEI adalah Instagram: @ksei.official, Twitter: @OfficialKSEI, Facebook: KSEI serta akun YouTube: Kustodian Sentral Efek Indonesia.

KSEI, selaku lembaga penyimpanan dan penyelesaian di pasar modal Indonesia tidak berwenang untuk melakukan pengelolaan investasi termasuk tidak berwenang melakukan pengumpulan uang masyarakat/investor untuk diinvestasikan pada jenis investasi apapun, tidak berwenang menawarkan segala jenis investasi kepada masyarakat/investor serta tidak berwenang memberikan jaminan imbal hasil atas investasi yang ditawarkan.

"KSEI tidak bertanggung jawab terhadap pihak-pihak yang dirugikan berkaitan dengan hal tersebut," katanya, dalam keterangan resmi.

Rasmi menambahkan, KSEI akan mengambil langkah hukum terkait penyalahgunaan dan pencatutan nama KSEI beserta Manajemen kepada pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat menyebabkan kerugian di masyarakat/investor.

Untuk menghindari risiko atas hal-hal yang tidak diinginkan tersebut, masyarakat diminta untuk menyampaikan laporkan dan/atau konfirmasi kepada KSEI ika terdapat pihak yang mengatasnamakan KSEI beserta Manajemen, melalui akun media sosial resmi KSEI seperti yang tercantum.

Sementara itu, Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) juga menyampaikan, perusahaan menerima laporan adanya modus penipuan berkedok investasi yang mengatasnamakan KPEI.

Berkenaan dengan itu, manajemen menegaskan, KPEI tidak memiliki grup WhatsApp, Telegram, Line, maupun media sosial lain yang diperuntukkan untuk menawarkan segala jenis investasi kepada masyarakat.

"KPEI tidak bertanggung jawab terhadap pihak-pihak yang dirugikan berkaitan dengan hal tersebut," tulis KPEI dalam siaran persnya.

KPEI akan mempertimbangkan langkah hukum atas penyalahgunaan nama KPEI untuk kegiatan yang dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

Untuk menghindari risiko atas hal - hal yang tidak diinginkan, dapat mengkonfirmasikannya terlebih dahulu kepada Sekretaris Perusahaan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower I Lt.5, Jl. Jend. Sudirman Jakarta.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Selamat ya! Investor Pasar Modal RI Tembus 4,5 Juta


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading