IHSG Naik Tipis, Asing Borong Saham Telkom & Serok Cuan BRI

Market - Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
07 June 2021 16:40
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada perdagangan awal pekan Senin (7/6/2021), setelah sekitar 15 menit sebelum ditutup IHSG sempat melemah. Indeks bursa saham acuan Tanah Air itu menguat tipis 0,08% ke level 6.069,94.

Data perdagangan mencatat sebanyak 200 saham menguat, 294 saham melemah dan 159 lainnya mendatar. Nilai transaksi hari ini naik tipis menjadi Rp 11,7 triliun.

Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) di pasar reguler sebesar Rp 190 miliar. Namun di pasar tunai dan negosiasi, asing tercatat masih melakukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 314 miliar.


Selamatnya IHSG walaupun hanya naik tipis didorong oleh aksi beli investor asing di beberapa saham big cap, yakni saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), saham PT Astra International Tbk (ASII), dan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Berikut saham-saham yang dibeli oleh investor asing pada perdagangan awal pekan Senin (7/6/2021).

Namun, IHSG yang sempat melemah dan berakhir hanya menguat tipis saja juga didorong oleh asing yang melepas beberapa saham, di mana salah satunya adalah saham bank big cap, yakni saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Adapun saham-saham yang dilepas oleh asing pada hari ini adalah:

Para investor tampaknya mulai melakukan ambil untung (profit taking) setelah pada pekan lalu IHSG melesat tajam 3,7% sepanjang pekan lalu ke 6.065,166.

Bank Indonesia (BI) akan merilis data cadangan devisa (cadev) per akhir Mei 2021 pada Selasa (8/6/2021) pagi. Menurut prediksi Trading Economics, angka cadev Mei akan meningkat menjadi US$ 140 miliar.

Sebelumnya, BI melaporkan angka cadangan devisa per akhir April 2021 sebesar US$ 138,8 miliar, meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir Maret 2021 sebesar US$ 137,1 miliar. Ini adalah rekor tertinggi sepanjang Indonesia merdeka.

Sementara itu dari negeri Paman Sam, Departemen Tenaga Kerja AS mengumumkan adanya 559.000 penyerapan tenaga kerja baru.

Meski angka itu di bawah ekspektasi ekonom dalam polling Dow Jones yang memperkirakan angka 671.000, tetapi capaian tersebut jauh lebih baik dari penyerapan April sebanyak 266.000.

Angka pengangguran juga terus menurun, menjadi 5,8%, dari periode April sebesar 6,1%. Capaian itu juga lebih baik dari ekspektasi ekonom dalam polling Dow Jones yang semula memprediksi angka 5,9%.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(chd/chd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading