Kuartal I-2021

Jeng...Jeng! Laba Emiten Konstruksi Sandi Uno NRCA Drop 70%

Market - Fer, CNBC Indonesia
04 June 2021 15:20
Sandiaga Uno

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten konstruksi PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) mencatatkan penurunan laba yang cukup signifikan pada kuartal pertama 2021. Laba NRCA ambles 69,75% menjadi Rp 8,48 miliar, berkurang dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 28,04 miliar.

Penurunan laba ini salah satunya didorong oleh turunnya pendapatan perusahaan hingga 47,66% dari semula Rp 653,35 miliar pada kuartal pertama 2020, menjadi hanya 341,95 miliar pada tiga bulan awal tahun ini.

Mengacu laporan keuangan, aset perusahaan tercatat stabil di angka Rp 2,21 triliun dengan aset lancar senilai Rp 1,98 triliun dan sisanya Rp 235,80 miliar adalah aset tidak lancar.


Liabilitas perusahaan tercatat turun tipis dibanding posisi akhir tahun 2020, menjadi Rp 1,05 triliun dengan kewajiban jangka pendeknya mencapai 90% dari total liabilitas yakni sebesar Rp 949,35 miliar. Sedangkan liabilitas jangka panjangnya tercatat sebesar Rp 105,97 miliar.

Ekuitas perusahaan akhir Marer 2021 tercatat di angka Rp 1,16 triliun, turun sedikit dari posisi akhir Desember 2020 sebesar Rp 1,15 triliun.

Pada laporan kuartalan NRCA, manajemen perusahaan mengatakan pandemi Covid-19 berdampak terhadap kegiatan operasional dan bisnis perusahaan dan entitas anak, secara langsung dan tidak langsung.

Hal ini terlihat dari beberapa proyek/tender konstruksi baru mengalami penundaan untuk sementara waktu, walaupun pelaksanaan proyek-proyek konstruksi yang ada masih tetap berlangsung.

Dampak kebijakan pembatasan sosial juga dirasakan oleh sektor perhotelan yang tingkat okupansi hotel mengalami penurunan signifikan sejak akhir Maret 2020.

Nusa Raya Cipta adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi untuk bangunan komersial dan infrastruktur di Indonesia dan merupakan anggota grup PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA). Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1975.

Mengacu laporan keuangan NRCA, SSIA memegang 65,42% saham NRCA, sementara Grup Saratoga hanya 7,20%. PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) adalah grup bisnis yang didirikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan pebisnis Edwin Soeryadjaya.

Dari pasar modal, pada penutupan sesi pertama perdagangan hari Jumat (4/6), saham NRCA naik 0,62% level Rp 326/saham. Dalam sepekan saham ini naik 6,54%, selama sebulan tumbuh 1,88% dan sejak awal tahun terkoreksi 13,76%.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading