Berita Penting Cek! 8 Hal yang Patut Diketahui Sebelum Cuan

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
28 May 2021 08:48
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jelang akhir pekan ini sederet peristiwa terjadi kepada emiten, mulai dari pembagian dividen kepada para pemegang sahamnya hingga pergantian direksi.

CNBC Indonesia telah merangkum 8 peristiwa yang bisa menjadi informasi dan bahan pertimbangan sebelumnya berinvestasi saham di akhir pekan, Jumat (28/5/2021) dibuka.


1. Omzet Turun & Laba Ambles, HMSP Setia Bagi Dividen Rp 8,5 T

Emiten rokok Grup Philip Morris, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) membagikan dividen kepada pemegang sahamnya senilai Rp 72,3/saham atas laba bersih perusahaan sepanjang 2020 lalu.

Hal ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2020 yang digelar hari ini, Kamis (27/5/2021).

"Perusahaan mengumumkan dividen sebesar Rp 72,8 per saham untuk 2020," kata Mindaugas Trumpaitis Presiden Direktur Sampoerna dalam siaran persnya, Kamis (27/5/2021).

2. Babak Belur Gegara Pandemi, Bioskop CGV Rugi Rp 446 M di 2020

Emiten industri perfilman pengelola bioskop serta penyediaan makanan dan minuman, PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ), melaporkan kerugian fantastis sebesar Rp 445,83 miliar sepanjang tahun 2020 lalu, dari tahun 2019 yang masih mencetak laba bersih Rp 83,34 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan BLTZ, kerugian ini salah satunya terjadi akibat banyaknya bioskop yang tutup sepanjang tahun lalu. Sebelum pandemi melanda, emiten pemilik Bioskop CGV ini mencetak laba bersih Rp 83,34 miliar sepanjang tahun 2019.

Sepanjang tahun lalu BLTZ hanya mampu membukukan pendapatan sebesar Rp 255,83 miliar, turun 81,91% dari tahun 2019 yang mana pendapatan perusahaan mencapai Rp 1,41 triliun.

3. Erick Thohir Rombak Komisaris Semen Baturaja

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) rombak jajaran Komisaris PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR). Ini sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2020.

Dalam RUPTS ini diputuskan perubahan susunan pengurus Perseroan dengan penambahan pengangkatan Komisaris Independen PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Chowadja Sanova. 

4. Usai Perjanjian Diteken, Ini Langkah PTBA Kebut Proyek DME

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bersama konsorsium PT Pertamina (Persero) dan Air Products telah menandatangani amandemen perjanjian kerja sama proyek gasifikasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) dan menyepakati Processing Service Agreement pada 10 Mei 2021 lalu.

Direktur Utama PTBA Suryo Eko Hadianto mengatakan, setelah perjanjian ini ditandatangani, kini proyek tengah dalam tahap mempersiapkan desain rinci teknis (Front End Engineering Design/ FEED) dan dilanjutkan dengan masa konstruksi sekitar 3-4 tahun.

Setelah konstruksi tuntas, maka dilakukan proses uji coba operasi selama satu tahun. Bila selama setahun uji coba, operasional berjalan baik dan sesuai dengan uji kelayakan (Feasibility Study/ FS), maka PTBA berpotensi memiliki saham hingga 40% di proyek DME ini. Saat ini proyek DME masih 100% dipegang oleh Air Products selaku pembawa teknologi.

5. Mengejutkan! Aset Bank Capital Meroket 4.000%, Lah Kok Bisa?

PT Bank Capital Tbk (BACA) mencatatkan kenaikan nilai aset yang pada akhir Desember 2020 lalu menjadi Rp 20,22 triliun, naik 6,66% menjadi Rp 18,95 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun yang disorot adalah naiknya nilai aset lain-lain perusahaan yang tadinya nilainya sebesar Rp 172,97 miliar per 31 Desember 2019 menjadi senilai Rp 7,53 triliun di akhir tahun lalu atau meroket 4.253%.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan per 31 Desember 2020 lalu, kenaikan pos ini disebabkan karena adanya biaya dibayar di muka dengan nilai mencapai Rp 5,07 triliun, dari sebelumnya pos ini hanya memiliki nilai sebesar Rp 20,91 miliar.

Erick Rombak Jajaran Direksi BUMN
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading