Internasional

Singapura Good Bye Resesi, Ekonomi Tumbuh 1,3% di Q1 2021

Market - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
25 May 2021 09:35
People are dwarfed against the financial skyline as they take photos of the Merlion statue along the Marina Bay area in Singapore, Tuesday, June 30, 2020. (AP Photo/Yong Teck Lim)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Singapura merilis data ekonominya di kuartal I tahun 2021 (Q1 2021) pada Selasa (25/5/2021). Dalam rilis itu, tercatat bahwa ekonomi Negeri Singa tumbuh 1,3% (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2020 lalu.

Dikutip CNBC Indonesia, pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi dalam setahun terakhir saat pandemi Covid-19 melanda.Ini juga memperlihatkan bagaimana Singapura lepas dari resesi, setelah ekonomi sebelumnya negatif tiga kuartal berturut-turut.


Pada basis kuartal ke kuartal, ekonomi Singapura tumbuh 3,1%. Ini lebih cepat dari perkiraan pemerintah sebelumnya sebesar 2%.

Dalam pertumbuhan itu, tercatat sektor manufaktur meningkat sebesar 10,7% dari tahun lalu. Hal itu didorong oleh output yang lebih kuat dalam kelompok elektronik, teknik presisi, dan bahan kimia.

Meski begitu, konstruksi mengalami kontraksi sebesar 22,7% tahun ke tahun. Sektor ini terbebani oleh penurunan proyek sektor publik dan swasta.

Sementara itu sektor jasa naik sedikit, 0,5% dari tahun lalu. Ini meningkat dari kontraksi 4,7% di kuartal sebelumnya.

Tetapi pemerintah memperingatkan "ketidakpastian yang meningkat" yang timbul dari penyebaran Covid-19 di masa depan. Perkiraan pertumbuhan tetap pada 4% hingga 6% untuk 2021.

Singapura sedang berjuang melawan peningkatan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir, yang menyebabkan pemerintah memberlakukan tindakan yang lebih ketat selama sekitar satu bulan mulai 15 Mei. Travel bubble, untuk perjalanan udara yang direncanakan dengan Hong Kong, juga ditunda.

Kementerian perdagangan dan industri mengatakan pengetatan pembatasan domestik dan kontrol perbatasan merupakan "kemunduran" bagi segmen ekonomi tertentu.

"Tetapi ekonomi Singapura secara keseluruhan masih harus pulih tahun ini seiring dengan pemulihan ekonomi global dan kemajuan lebih lanjut dalam program vaksinasi domestik," kata kementerian itu.

Hingga Senin, negara itu telah melaporkan lebih dari 61.800 kasus Covid dan 32 kematian sejak awal 2020, menurut data kementerian kesehatan. Hampir 2 juta orang di Singapura telah menerima setidaknya satu dosis virus corona pada 17 Mei


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading