Telkomsel-Gojek Deal Jumbo Rp 6,6 T, Apa Rencana Besarnya?

Market - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
12 May 2021 10:40
Ilustrasi logo Telkomsel

Jakarta, CNBC Indonesia - Anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) resmi kembali menginvestasikan dana senilai US$ 300 juta atau setara dengan Rp 4,4 triliun (asumsi kurs Rp 14.500/US$) di Gojek.

Ini merupakan investasi kedua Telkomsel ke Gojek, sebelumnya pada 2020 perusahaan juga menggelontorkan investasi untuk Gojek senilai US$ 150 juta atau Rp 2,17 triliun.

Dengan begitu total investasi yang disuntikan Telkomsel ke Gojek setara Rp 6,57 triliun dengan jarak yang tidak terlalu lama.


Manajemen Telkomsel mengungkapkan investasi ini dilakukan seiring dengan kolaborasi untuk mengakselerasi kemajuan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Tanah Air.

Kedua perusahaan akan memperkuat dan memperdalam kolaborasi dalam menghadirkan layanan digital komprehensif serta melahirkan lebih banyak solusi inovatif.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan dengan tambahan investasi tersebut, Telkomsel dan Gojek pun akan membuka lebih banyak peluang sinergi serta integrasi layanan digital untuk memberikan nilai tambah yang lebih besar kepada pelanggan, masyarakat, dan seluruh mitra yang berada di ekosistem bisnis kedua perusahaan.

"Investasi lanjutan dari Telkomsel menjadi penegas akan kesamaan visi dari kedua perusahaan yang sama-sama lahir dan berkembang untuk menjawab masalah nyata di tengah masyarakat melalui inovasi digital dan teknologi, dengan semangat untuk melayani dan memajukan negeri," kata Setyanto dalam siaran persnya, Senin (10/5/2021).

Telkomsel menurutnya pun optimistis dengan penanaman modal terbaru ini akan membuka lebih banyak peluang inovasi berbasis teknologi karya anak bangsa. Setyanto kemudian menjelaskan bahwa aksi korporasi ini merupakan bagian dari strategi Telkomsel dalam memperkuat trifecta bisnis digital perusahaan, yaitu Digital Connectivity, Digital Platform dan Digital Services.

"Sebagai digital telco company, kami terus melakukan pengembangan berkelanjutan yang melampaui kemampuan konektivitas, dengan terus mengembangkan industri digital di Indonesia melalui kontribusi keunggulan Telkomsel dan Gojek, baik dalam bidang keahlian maupun inovasi. Kebutuhan masyarakat Indonesia yang terus berkembang membutuhkan ekosistem yang holistis, dan hal tersebut dapat diwujudkan melalui sinergi antara kedua perusahaan," ujar dia.

Semenyata itu, Co-CEO Gojek Group Andre Soelistyo menambahkan pihaknya bangga berkesempatan untuk dapat memperkuat momentum kemitraan strategis bersama Telkomsel sebagai pemimpin pasar telekomunikasi di Indonesia.

Pendanaan lanjutan Telkomsel ini menurutnya akan mengoptimalkan sumber daya dan keahlian teknologi dari masing-masing perusahaan untuk berinovasi.

Dengan demikian keduanya bisa memperluas manfaat ekonomi digital bagi lebih banyak konsumen, mitra driver, dan pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

"Kami percaya sekaligus berkomitmen bahwa kemitraan ini akan mendukung percepatan transformasi digital Indonesia yang akan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin pasar ekonomi digital di Asia Tenggara," kata Andre.

Sebelumnya Andre mengatakan ekonomi digital di Indonesia didorong oleh perkembangan perangkat seluler (mobile-first market). Maka bila pemain terdepan di industri teknologi dan telekomunikasi berkolaborasi memanfaatkan sumber daya yang ada, ekonomi digital Indonesia bisa lebih terakselerasi ke tahapan yang lebih tinggi.

Aksi investasi strategis lanjutan ini didukung oleh para pemegang saham Telkomsel yaitu Telkom Indonesia dan Singtel Group. Hal tersebut didasari pada visi Telkomsel dalam melihat investasi ini sebagai salah satu upaya untuk memperkuat perannya sebagai leading digital telco company dalam mengembangkan ekosistem digital perusahaan demi menghadirkan lebih banyak lagi pemanfaatan teknologi digital tepat guna bagi masyarakat.

Melalui investasi terbaru ini, Telkomsel dan Gojek akan memperkuat kontribusi keduanya dalam mendorong transformasi Indonesia sebagai negara digital. Kedepannya akan lebih banyak upaya kolaboratif strategis yang mampu mengakselerasikan adopsi gaya hidup digital di tengah masyarakat.

Upaya tersebut diharapkan bisa mendorong lebih banyak pelaku bisnis dalam memanfaatkan platform daring, hingga mengembangkan kualitas dan daya saing teknologi serta talenta digital Tanah Air.

Mendorong Ekosistem Digital UKM
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading