Top! Rupiah Menguat Lebih dari 0,5% Lawan Dolar Singapura

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
29 April 2021 12:45
FILE PHOTO: A Singapore dollar note is seen in this illustration photo May 31, 2017.     REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Rupiah sedang perkasa pada perdagangan Kamis (29/4/2021), dolar Singapura menjadi salah satu korbannya. Aliran modal yang perlahan mulai masuk kembali ke Indonesia menguat rupiah mampu menguat.

Melansir data Refintiv, dolar Singapura pagi ini jeblok hingga 0,54% ke Rp 10.876,95/SG$. Posisinya sedikit membaik, pada pukul 11:27 WIB berada di Rp 10.913,82/SG$ atau melemah 0,2%.

Sentimen pelaku pasar yang membaik setelah bank sentral AS (The Fed) menegaskan tidak akan merubah kebijakannya dalam waktu dekat meski perekonomian AS membaik lebih cepat dari prediksi membuat sentimen pelaku pasar membaik.


Saat itu terjadi, investor akan mengalirkan modalnya ke negara emerging market yang memberikan imbal hasil tinggi, Indonesia salah satunya.

Di pasar saham Indonesia, investor asing melakukan aksi beli bersih senilai Rp 78 miliar pada perdagangan sesi I.

Sementara itu pasar obligasi Indonesia juga mulai menarik. Pengumuman The Fed dini hari tadi membuat yield obligasi (Treasury) tertahan di bawah 1,62% untuk tenor 10 tahun. Hal tersebut membuat Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun dengan yield di kisaran 6,5% menjadi menarik lagi.

Di pasar sekunder, melansir data dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, sepanjang bulan ini hingga 26 April terjadi capital inflow di pasar obligasi sekitar Rp 8,8 triliun.

Hal tersebut tentunya menjadi kabar bagus, setelah terjadi capital outflow Rp 20 triliun sepanjang bulan Maret.

Sementara itu di pasar primer, hasil lelang Surat Utang (SUN) pemerintah mulai ramai peminat. Incoming bid mencapai Rp 52,75 triliun, sedangkan pada lelang SUN sebelumnya sebesar Rp 42,97 triliun.

Pemerintah menetapkan target indikatif sebesar Rp 30 triliun dan yang dimenangkan sebesar Rp 28 triliun lebih baik dari lelang sebelumnya Rp 24 triliun.

Mulai mengalirnya modal ke pasar keuangan dalam negeri menjadi modal bagi rupiah untuk menguat.

TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading