Usai BKSL Jual AEON, Giliran Sinarmas Jual Properti di London

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
21 April 2021 09:04
Sinarmas Land/dok Sinarmas

Jakarta, CNBC Indonesia - Sinarmas Land, induk bisnis properti Grup Sinarmas yang tercatat di Bursa Singapura, menjual kantor hak milik dan properti tempat tinggal di London dengan harga tunai sebesar 72 juta poundsterling atau sekitar S$ 131,8 juta. Nilai tersebut setara dengan Rp 1,46 triliun (kurs Rp 20,262/poundsterling).

Properti yang dijual itu yakni Unlimited House yang terletak di 10 Great Pulteney Street, London. Properti itu dimiliki oleh anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki Sinarmas, SML Great.

Properti dengan status hak milik ini menyediakan ruang perkantoran Grade-A seluas 44.116 kaki persegi dan blok hunian mandiri dengan lima unit seluas 2.928 kaki persegi.


"Dengan asumsi bahwa pelepasan telah dilakukan pada 31 Desember lalu, dan berdasarkan pertimbangan dan nilai aset bersih proforma sebesar 56,5 juta poundsterling atau Rp 1,17 triliun, grup tersebut akan mencatat keuntungan dari pelepasan sekitar 15,6 juta poundsterling atau setara dengan Rp 322 miliar," kata manajemen Sinarmas, dilansir The Business Times, Rabu (21/4/2021).

Sinarmas Land menambahkan, aset berwujud bersih per saham akan meningkat dari S$ 1,02 atau Rp 11.154 (kurs Rp 10.936/dolar Singapura) menjadi S$ 1,03 atau Rp 11.264.

Manajemen mengungkapkan alasan penjualan aset ini lantaran pertimbangan sudah tersedianya penjual dan sudah memperhitungkan harga transaksi terkini dari properti serupa di lokasi yang sama. Sinarmas menambahkan, sang pembeli (yang tidak diungkapkan) juga telah melakukan valuasi sendiri oleh perusahaan valuasi profesional atas harga belinya.

"Pada saat ini apresiasi modal properti di daerah yang sama, memberikan kesempatan untuk mewujudkan tingkat pengembalian yang menarik atas investasinya," tulis manajemen Sinarmas Land.

Grup Sinarmas bermaksud menggunakan hasil bersih dari penjualan itu untuk membayar kembali pinjaman bank atas properti, modal kerja, dan/atau untuk kebutuhan akuisisi investasi atau properti pengembangan di masa mendatang.

Adapun saham Sinarmas Land ditutup tidak berubah yakni di level 24,5 sen Singapura pada Rabu, sebelum pengumuman ini disampaikan. Sinarmas Land adalah induk dari PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).

Sebelumnya sudah ada emiten properti lain yang menjual aset. Terakhir, ada PT Sentul City Tbk (BKSL) yang menjual Mall AEON Sentul City kepada PT AEON Mall Indonesia senilai Rp 1,9 triliun. Pengumuman ini disampaikan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia.

Dalam surat yang disampaikan Sentul City, disebutkan penjualan itu dilakukan pada 15 April 2021.

"Perseroan akan memperoleh dana untuk membiayai kegiatan operasional, memenuhi perjanjian dan memperbaiki kas untuk kelangsungan usaha," kata Presiden Direktur Sentul City Tjetje Muljanto, dalam keterbukaan informasi BEI.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading