Ada Investor Arab di Tol, Saham Konstruksi BUMN Masih Merah

Market - Chandra Dwi, CNBC Indonesia
12 April 2021 09:55
Peresmian Penamaan Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham emiten konstruksi kembali ambruk pada perdagangan awal sesi I Senin (12/4/2021), setelah adanya pergantian nama jalan tol Jakarta - Cikampek Elevated pada pagi hari ini.

Jalan tol Jakarta - Cikampek Elevated kini resmi bernama jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed. Pergantian nama ini merupakan salah satu upaya diplomasi antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA).

Berikut pergerakan saham konstruksi pada pukul 09:09 WIB.


Tercatat diposisi pertama ada saham kontraktor tol Jakarta - Cikampek (Japek) Elevated, yakni PT Waskita Karya Tbk (WSKT) yang sudah ambles hingga 3,33% ke level Rp 1.015/unit pada pukul 09:09 WIB.

Data perdagangan mencatat nilai transaksi saham WSKT pagi ini telah mencapai Rp 8 miliar dengan volume transaksi yang diperdagangkan sebanyak 7 juta lembar saham. Investor asing melakukan aksi beli bersih (net buy) sebanyak Rp 20,5 juta di pasar reguler.

Berikutnya di posisi kedua ada saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) yang juga ambruk hingga 2,38% ke posisi Rp 1.435/unit pada awal perdagangan sesi I hari ini.

Tercatat nilai transaksi saham WIKA sudah mencapai Rp 2 miliar dengan volume transaksi yang diperdagangkan sebanyak 1 juta lembar saham. Investor asing melakukan aksi jual bersih (net sell) di pasar reguler sebanyak Rp 539 juta.

Sementara untuk saham kontraktor tol Japek Elevated lainnya, yakni PT Acset Indonusa Tbk (ACST) cenderung stagnan di level Rp 302/unit pada pukul 09:09 WIB. Namun selang 25 menit setelah pasar dibuka, saham ACST kembali bergerak ke zona hijau, yakni menguat 0,66% ke Rp 304/unit.

Nilai transaksi saham ACST pagi ini mencapai Rp 437 juta dengan volume transaksi yang diperdagangkan sebanyak 1 juta lembar saham. Asing juga tercatat melepas saham ACST sebanyak Rp 11 juta di pasar reguler.

Adapun untuk saham pengelolanya, yakni PT Jasa Marga Tbk (JSMR) melemah 0,23% ke Rp 4.260/unit pada pagi hari ini.

Nilai transaksi saham JSMR pada awal perdagangan sesi I mencapai Rp 156 juta dengan volume transaksi yang diperdagangkan sebanyak 36 ribu lembar saham. Namun, asing tercatat mengoleksi saham JSMR sebanyak Rp 139 juta di pasar reguler.

Pelemahan saham konstruksi terjadi setelah adanya pergantian nama jalan tol Jakarta - Cikampek (Japek) Elevated menjadi Jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed.

Sebelumnya pada pagi hari ini, Jalan tol Jakarta - Cikampek Elevated kini resmi bernama jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed. Pergantian nama ini merupakan salah satu upaya diplomasi antara Indonesia dan Uni Emirate Arab (UEA).

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, ini merupakan jalan layang terpanjang di Indonesia mencapai 36 kilometer. Perubahan nama ini guna memperkuat hubungan diplomatic antara Indonesia dan UEA yang telah dijalin lebih dari 45 tahun dari 1976.

"Hubungan kedua bangsa ini makin lama, makin akrab sosial dan kebudayaan di bidang ekonomi. Ekonomi investasi UAE terbesar di Indonesia termasuk di pembangunan infrastruktur dan dukungan Sovereign Wealth Fund (SWF) yang dibentuk beberapa waktu yang lalu," jelasnya dalam Peresmian jalan MBZ Sheikh Mohammed Bin Zayed, Senin (12/4/2021).

Pratikno menjelaskan hal ini juga menyambut upaya yang dilakukan oleh Pemerintah UEA yang membuat jalan Bernama Jalan Presiden Joko Widodo di sebuah jalan utama strategis antara Abu Dhabi Exhibition National Center.

"itu bentuk penghormatan kepada bangsa Indonesia yang diberikan pemerintah UAE khususnya Syekh Mohammed Bin Zayed, makanya pagi ini saya bersama Menteri PUPR (Basuki Hadimuljono) atas nama Presiden merubah nama Japek Elevated menjadi jalan layang MBZ Mohammed bin Zayed," kata Pratikno.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengatakan, panjang Jalan tol Jakarta - Cikampek Elevated ini mencapai 36,42 kilometer, yang dikonstruksi mulai 2017, dan diresmikan pada 12 Desember 2019 lalu. Kepadatan lalu lintas sepanjang 200 ribu kendaraan per hari.

"Ini merupakan jalur berada di kawasan industri dan pemukiman timur Jakarta. Penggantian nama ini dapat meningkatkan hubungan diplomatic Indonesia dan UEA, yang akan diresmikan bersama Mensesneg (Pratikno) saat ini," jelasnya.

Namun sepertinya, saham konstruksi kembali terkena dead cat bounce, atau dapat diterjemahkan bebas menjadi pantulan kucing mati. Dead cat bounce adalah istilah untuk saham-saham yang tiba-tiba bangkit ketika terjadinya tren koreksi yang tajam sebelumnya.

Investor di saham konstruksi sepertinya masih merespons kinerja keuangan saham konstruksi yang sebagian besar mengalami kinerja negatif, sehingga kabar dari pergantian nama jalan tol Japek Elevated menjadi jalan layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed tidak direspons dengan baik oleh investor dan sahamnya kembali berjatuhan pada pagi hari ini. 


[Gambas:Video CNBC]

(chd/chd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading