Netflix vs 'Netflixnya Indonesia', Siapa Pelanggan Terbanyak?

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
12 April 2021 08:21
This combination of photos shows best actor Oscar nominees, from left, Joaquin Phoenix in

Jakarta, CNBC Indonesia - Comscore, perusahaan analitik pengukuran dan media asal AS yang tercatat di Bursa Nasdaq, merilis data terbaru mengenai jumlah pengguna aktif layanan Over the Top (OTT) selama Februari 2021 di Indonesia. Comscore tercatat di Nasdaq dengan kode saham SCOR.

Berdasarkan hasil analisis Comcore, dua layanan OTT milik MNC Group yang dikendalikan taipan Hary Tanoesoedibjo berada di urutan pertama dan kedua, yaitu RCTI+ dan Vision+.

Pertama, RCTI+ yang berada di bawah naungan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) berada di urutan nomor satu dengan jumlah pengguna aktif sebanyak 19,81 juta Monthly Active User (MAU) pelanggan.


Kedua, Vision+ yang berada di urutan kedua dengan jumlah MAU sebanyak 11,77 juta.

Vision+ yang berada di bawah naungan PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) ini merupakan layanan OTT berlangganan dan menyediakan kepada pelanggan akses menonton film, TV seri, dan live TV.

Selain itu, Vision+ menghadirkan lebih dari 50 channel lokal, internasional, dan premium seperti tvN, tvN Movies, Thrill, Zee, dan lainnya serta ribuan jam film atau serial TV favorit keluarga Indonesia.

Ketiga, platform Vidio.com berhasil meraih 8,73 juta MAU pada Februari lalu. Penyedia layanan OTT di bawah Emtek Group ini lebih mengedepankan serial atau konten-konten lokal.

Keempat, Netflix. Layanan streaming yang menawarkan berbagai acara TV pemenang penghargaan, film, anime, dan dokumenter yang terhubung ke Internet ini memiliki 2,65 juta MAU.

Kelima, Viu. Platform streaming drama Korea VIU yang menyediakan beberapa drama lama atau terbaru dengan terjemahan bahasa Indonesia ini memiliki 2,48 juta MAU.

Keenam, Iflix. Layanan video on demand (VOD)asal Malaysia ini memiliki MAU sebanyak 1,66 juta.

Ketujuh, Disney HotStar. Layanan streaming film dan serial milik perusahaan Walt Disney ini memiliki jumlah MAU sebanyak 1,57 juta.

"Layanan OTT ini juga menyediakan informasi menyeluruh mengenai seluruh program-program acara televisi baik yang sudah tayang, sedang tayang, akan tayang, maupun yang belum akan tayang," ujar Chief Operating Officer RCTI+ Helmi Balfas, dalam keterangan resmi, dikutip Senin (12/4/2021).

Dari pasar modal, saham MNCN sepekan naik 3,74% di posisi Rp 970/saham, sementara saham IPTV sepekan naik tipis 0,81% di Rp 250/saham. Adapun saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik 1,26% di Rp 2.410/saham.

Sementara itu, berdasarkan data CNBC International, saham Netflix ditutup naik 0,13% di level US$ 555,31/saham di bursa Nasdaq.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading