BNI Investime Week

Ragu dengan Saham BBNI? Coba Cek Data Ini Dulu

Market - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
09 April 2021 19:06
Dok: BNI

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menjadi salah satu perbankan yang tahan terhadap guncangan pandemi Covid-19, salah satunya dibuktikan dengan pengguna aplikasi mobile banking yang terus bertambah jumlahnya menjadi 6-7 juta pengguna, atau setara dengan sepertiga nasabah BNI.

Head of Investor Relation BNI, Yohan Setio mengatakan ada hal yang dilakukan BNI agar layanan tidak terganggu selama pandemi. Pertama dengan meningkatkan layanan dari sisi digitalisasi karena interaksi secara langsung terpaksa harus dibatasi saat pandemi.

"Kita pastikan nasabah ketika bertransaksi enggak bisa atau sulit ke cabang karena waktunya yang enggak pas, enggak ada gangguan mereka bisa menggunakan mobile banking kita," ungkap Yohan dalam BNI Investime Week, Jumat (9/4/2021).


Tak hanya perlindungan terhadap nasabah, BNI juga melindungi karyawannya yang harus melakukan pekerjaan dari rumah karena pandemi. Penerapan ini dilakukan dengan cara memberikan akses Virtual Private Network (VPN) pada pegawai untuk mengakses ke kantor pusat guna memperkuat keamanan jaringan cyber.

"Meskipun pegawai bekerja dari rumah keamanan data itu ke server kita di pusat terjamin. Sehingga lebih dari 50% pegawai bisa kerja dari rumah. Jumlah pegawai terpapar Covid-19 atau pandemi sangat terbatas," ujarnya.

Sementara itu, masih terkait dengan dampak pandemi, BNI memberikan relaksasi bagi nasabah pemegang kartu kredit. Caranya adalah dengan menunda pembayaran cicilan dalam waktu tertentu, mulai dari 3 bulan hingga satu tahun. Meskipun hal ini membuat penurunan profit perusahaan, namun diakuinya pertumbuhan BNI masih positif hingga saat ini.

"Profit dampak turun, masih dijaga positif (laba) Rp 3 triliun meskipun dengan segala macem support yang kita berikan pada nasabah," pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(yun/yun)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading