Kontrak dengan Adaro Berakhir, PAMA Belum Ada Pelanggan Baru

Market - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
09 April 2021 14:45
Doc.United Tractors Foto: Doc.United Tractors

Jakarta, CNBC Indonesia - Kontrak antara PT Pamapersada Nusantara, anak usaha dari PT United Tractors Tbk (UNTR), dengan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) akan berakhir. Namun PT Pamapersada Nusantara belum ada rencana untuk mencari pelanggan baru.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Direktur PT United Tractors Tbk Frans Kesuma dalam RUPS dan Public Expose UNTR yang digelar secara virtual, Jumat (09/04/2021).

Dia mengatakan, pelanggan dari PT Pamapersada Nusantara biasanya adalah pemegang kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B).


"Dari Pama, untuk customer yang baru memang belum ada. Kita juga paham bahwa customer Pama biasanya pemegang PKP2B," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, masa lisensi beberapa PKP2B akan segera habis dan diperpanjang tahun ini dan juga tahun depan. Dia mengakui, pelanggan PT Pamapersada Nusantara cukup terbatas.

Berdasarkan data UNTR, beberapa produsen batu bara terbesar di Indonesia yang menjadi pelanggan Pama antara lain PT Adaro Indonesia, PT Bukit Asam Tbk, PT Indominco Mandiri, PT Kideco Jaya Agung, PT Kaltim Prima Coal dan PT Jembayan Muarabara.

"Pama cukup terbatas customer yang besar," ujanya.

Oleh karena itu, menurutnya PT Pamapersada Nusantara akan berfokus pada peningkatan volume produksi dari pelanggan yang telah ada saat ini. Hal tersebut menurutnya sangat mungkin dengan melihat kondisi batu bara yang saat ini cukup menjanjikan.

"Maka yang diharapkan adalah penambahan volume dari customer-customer yang existing dan itu sangat dimungkinkan dengan melihat kondisi batu bara sekarang," tuturnya.

Dia menyebut ada pemulihan di bisnis pertambangan pada tahun ini dibandingkan dengan 2020.

"2021 cukup menjanjikan atau recovery dari 2020. Untuk customer baru, Pama belum ada rencana. Dan rencananya adalah bagaimana meningkatkan volume produksi dari customer sekarang," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading