OJK Sebut Tahun Ini Bakal Ada 1 Perusahaan Efek Daerah

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
09 April 2021 14:35
bursa efek indonesia

Nusa Dua, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut tahun ini akan didirikan satu perusahaan efek (PE) daerah sekaligus merupakan pilot project pendirian perusahaan ini. Adanya PE ini diharapkan dapat menjadi channel distribusi di daerah agar investasi menjadi lebih massive.

Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK Yunita Linda Sari mengatakan saat ini daerah tersebut tengah melakukan pembentukan perusahaan daerah yang dimaksud, namun sayangnya daerah tersebut masih belum bisa didisclose.

"PE daerah insyaallah tahun minimal ada satu PE darah yang jadi andalan, ini jadi distribusi channel untuk daerah," kaya Yunita dalam pelatihan media OJK di Nusa Dua, Bali, Jumat (9/4/2021).


"Belum bisa disclose, belum selesai," imbuhnya.

Kata dia, pembentukan PE daerah ini diharapkan bisa melibatkan pemerintah daerah untuk menjadi pemegang sahamnya. Namun pembentukannya harus melakukan feasibility study mengingat perusahaan ini berorientasi profit. Namun, dilarang untuk melibatkan asing sebagai pemegang sahamnya.

Selain itu, perusahaan ini diharapkan dapat menjadi 'flight carier' untuk meningkatkan admosfir investasi di daerah.

Sebelumnya, pada 2019 lalu OJK menyebut daerah yang paling mantap dan menaruh komitmennya untuk membentuk PE ini adalah Jawa Barat. Selanjutnya akan disusul oleh BPD Jawa Timur.

Pembentukannya dimotori oleh bank pembangunan daerah (BPD). BPD pertama yang menyatakan komitmennya untuk membentuk PED ini adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (BJBR) atau Bank bjb yang akan bekerjasama dengan PT Mandiri Sekuritas, anak usaha PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

"Kami masih inisiasi, tahap awal. Kita sedang mencari bentuk. Bagaimana bentuknya sedang kami diskusikan. Targetnya semester I-2020 sudah bisa beroperasi. Terkait pemegang saham mayoritas masih BJB, tapi kami mencari partner-partner lain," kata Yuddy Renaldi, Direktur Utama Bank bjb pada Kamis (7/11/2019) silam.

Saat itu disebutkan sudah ada 10 perusahaan sekuritas Anggota Bursa (AB) yang berkomitmen menjadi sponsor dari PED ini, yakni PT Sinarmas Sekuritas, PT Valbury Sekuritas Indonesia, PT Jasa Utama Capital Sekuritas, PT Phintraco Sekuritas dan PT Reliance Sekuritas Indonesia.

Ada juga PT MNC Sekuritas, Phillip Sekurities Indonesia, PT Panin Sekuritas, Mandiri Sekuritas dan PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia.

PE daerah ini didukung dengan adanya peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 18/POJK.04/2019 tentang Perusahaan Efek Daerah.

Dalam POJK tentang PED ini disebutkan bahwa PED hanya boleh dibentuk di luar wilayah DKI Jakarta dan hanya boleh melayani calon nasabah di wilayah provinsi yang sama dengan wilayah provinsi dimana perusahaan itu berdiri.

Perusahaan ini hanya boleh didirikan oleh perseorangan dan badan hukum Indonesia, sehingga asing tak boleh memiliki saham di perusahaan ini.

Dari segi permodalan, perusahaan ini wajib memiliki modal disetor minimal Rp 5 miliar dan modal kerja bersih disetarakan Rp 3,75 miliar.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading