Lagi Sayang-sayangnya, Investor Tak Mau Lepas dari Dolar AS!

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
09 April 2021 09:36
Penukaran uang Ilustrasi Money Changer (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah di perdagangan pasar spot hari ini. Apa boleh buat, investor sedang sayang-sayangnya terhadap mata uang Negeri Paman Sam.

Pada Jumat (9/4/2021), US$ 1 setara dengan Rp 14.530 kala pembukaan pasar spot. Sama persis dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya alias stagnan.

Namun beberapa menit kemudian rupiah masuk jalur merah. Pada pukul 09:35 WIB, US$ 1 dihargai Rp 14.540 di mana rupiah melemah 0,07%.


Kemarin, rupiah menutup perdagangan pasar spot dengan depresiasi 0,28% di hadapan dolar AS. Pelemahan ini mengakhiri tren penguatan rupiah selama tiga hari perdagangan beruntun.

Meski sempat menguat tiga hari berturut-turut, tetapi apresiasi rupiah sejatinya tipis saja. Dalam tiga hari tersebut, penguatan rupiah tercatat 0,21%. Rupiah masih sulit melaju kencang.

Well, investor memang sedang menjadikan dolar AS sebagai primadona. Berdasarkan survei dwi-mingguan Reuters, terlihat bahwa pelaku pasar cenderung mengambil posisi long (beli) terhadap greenback.

Hasil survei Reuters digambarkan dengan angka -3 sampai 3. Semakin tinggi angkanya, maka investor semakin long terhadap dolar AS.

Dalam survei 8 April 2021, seluruh mata uang utama Asia berada di teritori positif. Rupiah berada di angka 0,59, paling parah adalah peso Filipina yaitu 0,91.

kursSumber: Reuters

Halaman Selanjutnya --> Biden Tambah Perusahaan China yang Masuk Blacklist

Biden Tambah Perusahaan China yang Masuk Blacklist
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading