Kebut Vaksin, Bio Farma-KAEF Pepet Sinopharm & Moderna

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
01 March 2021 13:26
FILE - In this Dec. 25, 2020, file photo, released by Xinhua News Agency, packages of COVID-19 inactivated vaccine products are seen at a production plant of the Beijing Biological Products Institute Co., Ltd, a unit of state-owned Sinopharm in Beijing. China has given conditional approval to a coronavirus vaccine developed by state-owned Sinopharm. The vaccine is the first one approved for general use in China.(Zhang Yuwei/Xinhua via AP, File)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan farmasi PT Bio Farma (Persero) dan anak usahanya PT Kimia Farma Tbk (KAEF) saat ini tengah melakukan penjajakan dengan dua produsen vaksin Covid-19, Sinopharm asal China dan Moderna dari AS. Kedua vaksin ini akan digunakan untuk program vaksinasi Gotong Royong.

Juru Bicara Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan kedua vaksin ini menggunakan platform yang berbeda. Moderna menggunakan platform mRNA akan didatangkan oleh Bio Farma, sedangkan vaksin Sinopharm menggunakan platform inactivated akan didatangkan oleh Kimia Farma.

"Saat ini Holding BUMN Farmasi sudah mulai menjajaki dan melakukan pembicaraan supply vaksin Covid-19 khusus untuk program vaksinasi gotong royong yaitu dengan Sinopharm dari Beijing China dengan platform in-activated, dan Moderna dari Amerika dengan platform mRNA...," kata Bambang dalam siaran persnya, Senin (1/3/2021).


Meski dipastikan akan digunakan, Bambang mengatakan bahwa kedua vaksin ini harus mendapatkan persetujuan penggunaan pada masa darurat (emergency use authorization/EUA) atau penerbitan nomor izin edar (NIE) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Adapun program vaksinasi Gotong Royong ini diperuntukkan bagi para buruh dan karyawan swasta dan diberikan secara gratis dari masing- masing perusahaan tempat mereka bekerja.

Program ini sesuai dengan Permenkes No.10 tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19). Jenis vaksin yang akan digunakan untuk program ini berbeda dengan vaksin yang digunakan untuk program pemerintah.

"Diharapkan, dengan adanya program vaksinasi Gotong Royong diharapkan akan mempercepat program vaksinasi agar kekebalan kelompok atau herd immunity dapat segera tercapai, dan yang terpenting, Vaksinasi GR ini tidak akan mengganggu jalannya vaksinasi gratis yang sedang dijalankan oleh pemerintah," tandasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading