Mandiri Optimistis Jaga Kinerja 2021 di Tengah Pandemi Covid

Market - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
03 February 2021 11:32
Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi (Dok. Bank Mandiri)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Darmawan Junaidi mengungkapkan perseroan berkomitmen memperbaiki kinerja di 2021 terutama dengan berbagai stimulus yang dikeluarkan pemerintah baik stimulus fiskal ataupun moneter.

Masih di tengah tantangan pandemi Covid-19, BMRI optimistis bisa menaikkan aset hingga menjaga non performing loan (NPL) tetap rendah.

"Kita mencoba memperbaiki semuanya di 2021, aset kita masih bisa naik di 8,7% dan secara konsolidasi bank masih bisa bertumbuh 1,7% setiap tahunnya. Yang menjadi fokus kita, di akhir 2020 kita dapat mengatur NPL 3,09%," ujar Darmawan dalam Mandiri Investment Forum 2021, Rabu (03/02/2021).


Meski 2020 menjadi tahun penuh tantangan, BMRI masih bisa mencatatkan laba Rp 17,1 triliun. Sebagai salah satu bank terbaik di Indonesia, Darmawan menegaskan pihaknya memberikan layanan terbaik di sektor mikro, medium, hingga korporasi.

"Kita juga bisa mengembangkan bisnis anak usaha kami, di mandiri Tunas Finance, Mandiri Sekuritas, Mandiri Capital Investment, Bank Syariah Indonesia dan anak-anak usaha lainnya. Dengan kolaborasi pemangku kepentingan dan pemegang saham menjadi kunci bagaimana kita bisa menghadapi tahun penuh tantangan ini dan bangkit di tahun berikutnya," ujar dia.

Bank Mandiri mencatat perolehan laba di 2020 didorong oleh pertumbuhan fee based income yang tumbuh sebesar 4,9% yoy menjadi Rp28,7 triliun, dengan salah satu penyumbang utama adalah pendapatan dari transaksi online.

Penyaluran kredit Bank Mandiri terkontraksi 1,61% yoy secara ending balance, meski masih lebih baik bila dibandingkan kontraksi 2.41% yang dialami perbankan nasional.

Namun demikian, secara konsolidasi, pertumbuhan kredit secara average balance atau baki debet rata-rata berhasil mencatat perkembangan, yakni tumbuh 7,08% yoy menjadi Rp 871,3 triliun.

Penghimpunan DPK Bank Mandiri secara konsolidasi pada akhir 2020 tercatat tumbuh 12,24% yoy, menjadi Rp 1.043,3 triliun. Pertumbuhan DPK ini juga masih lebih baik bila dibandingkan dengan industri perbankan yang tumbuh 11,1%.


[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading