IHSG Anjlok 1,6% Gegara PPKM, Asing Anteng Masuk Rp 140 M

Market - Putra, CNBC Indonesia
22 January 2021 15:25
IHSG (Rengga Sencaya, Detikcom)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sempat dibuka zona hijau, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok parah pada penutupan perdagangan sesi kedua Jumat (22/1/2021), menyusul perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Indeks acuan bursa nasional tersebut anjlok 1,66% ke level 6.307,12 setelah sempat merosot parah 2%.

Transaksi bursa agak surut dengan nilai transaksi yang hanya mencapai Rp 12,3 triliun, di mana investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp 39 miliar di pasar reguler.


Pada pukul 15.24 WIB, data BEI merangkum jumlah net buy asing bertambah menjadi Rp 136,61 miliar di pasar reguler.

Tercatat 107 saham terapresiasi, 396 saham terkoreksi, sisanya 128 stagnan. Dengan demikian, tampaknya investor lokal lebih banyak melakukan penjualan saham.

Tercatat asing juga melakukan jual bersih di saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebesar Rp 110 miliar dan PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) senilai Rp 62 miliar.

Asing juga melakukan beli bersih (net buy) di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 197 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 170 miliar.

Sebelumnya pemerintah pusat memperpanjang kebijakan PPKM hingga 8 Februari mendatang setelah PPKM yang berlaku sejak 11 Januari hingga 25 Januari di kota besar Jawa-Bali tak membuahkan hasil, dengan terus meningkatnya jumlah kasus Covid-19

Keputusan perpanjangan PPKM tersebut itu disampaikan oleh Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto dalam keterangan pers di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/1/2021).

Dari luar negeri, kabar buruk datang dari Amerika Serikat (AS) di mana tim Presiden Joe Biden menegaskan bahwa sikap pemerintah AS terhadap China tak akan berubah. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa perang dagang masih akan terus berkobar dan merusak prospek pemulihan ekonomi dunia.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(trp/trp)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading