Analisis Teknikal

Wall Street Cetak Rekor, IHSG Tembus 6.500 Bisa Kali...

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
21 January 2021 08:23
Warga mempelajari platform investasi di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/11/2020). (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 1,71% ke 6.429,76 pada perdagangan Rabu kemarin. Data perdagangan menunjukkan investor asing melakukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 757,4 miliar, dengan nilai transaksi mencapai Rp 25,1 triliun.

Joseph 'Joe' Biden yang resmi dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat (AS) ke-46 berpeluang pada Rabu waktu setempat membuat bursa saham AS (Wall Street) mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Hal tersebut tentunya bisa menjadi sentimen positif bagi IHSG pada perdagangan hari ini, Kamis (21/1/2020).

Selain pelantikan Biden, Senat AS yang sebelumnya dikuasai oleh Partai Republik, kini dikuasai oleh Partai Demokrat. Sehingga blue wave atau kemenangan penuh Partai Demokrat berhasil dicapai. Hal ini tentunya memudahkan Biden dalam mengambil kebijakan, termasuk dalam meloloskan paket stimulus US$ 1,9 triliun.


Parlemen AS menganut sistem 2 kamar, House of Representative (DPR) yang sudah dikuasai Partai Demokrat sejak lama, dan Senat yang pada rezim Donald Trump dikuasai Partai Republik.

Kemarin, 3 senator dari Partai Demokrat dilantik, Raphael Warnock dan Jon Ossoff dari Negara Bagian Georgia, serta Alex Padilla dari California. Partai Demokrat kini memiliki 50 senator sama dengan Partai Republik, tetapi memiliki satu suara lebih banyak yakni dari Wakil Presiden Kamala Harris.

Untuk diketahui, jumlah anggota Senat di AS sebanyak 100 orang, dimana setiap negara bagian memiliki 2 senator.

Berdasarkan undang-undang dasar AS, pasal 1 ayat 3, Wakil Presiden AS merupakan presiden Senat, dan tidak memberikan suara, kecuali saat voting hasilnya imbang. Artinya ketika mengambil keputusan hasil voting seimbang 50 lawan 50, maka Wakil Presiden Kamala Harris berhak memberikan suaranya. Hal tersebut tentunya membuat Partai Demokrat kini menguasai Senat AS.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) siang nanti.

Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan BI 7 Day Reverse Repo Rate tetap bertahan di 3,75%.

Stabilitas rupiah menjadi salah satu alasan BI diramal mempertahankan suku bunga acuannya. Stabilitas rupiah juga menjadi penting bagi investor asing masuk ke pasar saham, sebab jika rupiah melemah maka investor risiko rugi akibat kurs menjadi meningkat.

Secara teknikal, IHSG kembali menembus ke atas 6.400 Rabu kemarin. Meski demikian, untuk terus melaju IHSG perlu menembus level tertinggi tahun ini.

Apalagi Selasa dan Rabu pekan lalu IHSG membentuk pola Doji. Suatu harga dikatakan membentuk pola Doji ketika level pembukaan dan penutupan perdagangan sama atau nyaris sama persis.

Secara psikologis, pola Doji menunjukkan pelaku pasar masih ragu-ragu menentukan arah pasar apakah akan menguat atau melemah.

IHSG masih bergerak di atas rerata pergerakan 50 hari (moving average/MA 50), 100 hari (MA 100), dan 200 hari (MA 200), yang menjadi modal untuk kembali menguat dalam jangka panjang.

Indikator stochastic pada grafik harian kini sudah memasuki wilayah jenuh jenuh beli (overbought).

jkseGrafik: IHSG Harian
Foto: Refinitiv

Stochastic merupakan leading indicator, atau indikator yang mengawali pergerakan harga. Ketika Stochastic mencapai wilayah overbought (di atas 80) atau oversold (di bawah 20), maka suatu harga suatu instrumen berpeluang berbalik arah.

Sementara itu pada grafik 1 jam, stochastic juga berada di wilayah overbought, sehingga ada risiko koreksi. 

jkseGrafik: IHSG 1 Jam
Foto: Refinitiv

Resisten terdekat berada di kisaran 6.470 yang dekat dengan level tertinggi tahun ini. Kemampuan menembus level tersebut akan membawa IHSG menguat ke level psikologis 6.500.

Momentum penguatan akan bertambah jika level psikologis tersebut mampu ditembus.

Sementara, selama tertahan di bawah resisten, IHSG berisiko terkoreksi ke 6.400. Support selanjutnya jika level tersebut ditembus berada di 6.365.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading