Target Jebol! Himbara Salurkan KUR Rp 188 T di 2020

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
18 January 2021 14:57
Presiden RI Joko Widodo dalam keterangan pers hari Selasa (24/03) menyampaikan bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan kelonggaran / relaksasi kredit usaha Usaha Mikro dan Kecil dibawah Rp 10 Miliar debitur perbankan berupa penundaan sampai dengan 1 (satu) tahun dan penurunan bunga. (OJK)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebut nilai realisasi kredit usaha rakyat (KUR) dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sepanjang tahun lalu tembus Rp 188,11 triliun.

Nilai ini jauh melebihi target yang dipatok sebelumnya di angka Rp 125,5 triliun.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan nilai KUR tersebut disalurkan kepada 5,8 juta penerima di seluruh Indonesia. Saat ini Himbara merupakan pemain utama dalam penyaluran KUR.


"Tahun 2020 kemarin kuota KUR Himbara mencapai Rp 126,6 triliun dimana realisasinya lebih tinggi dari target yaitu Rp 188,11 triliun yang disampaikan kepada 5,8 juta debitur. Jadi jangkauan produk KUR ini lebih luas saat ini menjangkau 5,8 juta debitur," kata Kartika dalam sebuah webinar dari Berita Satu, Senin (18/1/2021).

Dengan realisasi KUR yang sedemikian tingginya di 2020 meskipun di tengah pandemi Covid-19, tahun ini target penyaluran KUR Himbara dipatok lebih tinggi yakni Rp 253 triliun.

Pria yang akrab disapa Tiko ini mengatakan dengan semakin besarnya nilai KUR yang disalurkan, maka UMKM akan lebih mudah mendapatkan akses keuangan pinjaman murah dengan struktur subsidi pemerintah.

Himbara adalah empat bank BUMN yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).

Restrukturisasi di Masa Pandemi

Mantan Dirut Bank Mandiri ini juga menyebutkan bahwa selama masa pandemi Covid-19 Himbara telah memberikan relaksasi restrukturisasi kredit senilai Rp 189 triliun kepada 2,9 juta nasabah UMKM.

Selain restrukturisasi dalam bentuk penundaan pembayaran bunga atau penurunan nilai bunga, Himbara dengan fasilitas dari pemerintah telah memberikan subsidi bunga kepada 6,5 juta rekening KUR maupun non-KUR.

"Jadi dalam pandemi Covid pun kita terus memberikan dorongan dan keringanan kepada para pengusaha UMKM sehingga kemampuan mereka untuk memajukan usahanya dan keringanan dalam membayar kewajiban keuangannya juga kita kurangi," terang dia.

"Diharapkan pascapandemi Covid mereka bisa survive dan bisa bertumbuh lagi," katanya.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading