Pantau Pandemi, Bursa Eropa Mixed pada Sesi Awal Perdagangan

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
13 January 2021 16:03
The German share prize index DAX board is photographed early afternoon on the day of the Brexit deal vote of the British parliament in Frankfurt, Germany, January 15, 2019. REUTERS/Kai Pfaffenbach Foto: Frankfurt Stock Exchange (DAX) (REUTERS/Kai Pfaffenbach)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Eropa dibuka variatif pada sesi awal perdagangan Rabu (13/1/2021), karena investor cenderung menahan aksi beli di tengah aksi pantau vaksinasi dan penanganan pandemi di Benua Biru.

Indeks Stoxx 600, yang berisi 600 saham unggulan di Eropa cenderung menyamping di awal perdagangan dengan indeks saham sektor minyak dan gas memimpin dengan menguat 0,7% sementara indeks sektor perbankan melemah 0,8%.

Selang sejam kemudian indeks Stoxx surut 0,02 poin ke 408,59. Indeks DAX Jerman melemah 13,5 poin (-0,1%) ke 13.911,55 dan CAC Prancis bertambah 7,6 poin (+0,14%) ke 5.658,59. Indeks FTSE Inggris menguat 7,8 poin (+0,12%) ke 6.761,93.


Bursa Eropa memantau perkembangan penyebaran virus corona di kawasan tersebut, di tengah upaya pemerintah mempercepat vaksinasi dan pembatasan kegiatan publik. Jerman dan Belanda dilaporkan memperluas kebijakan karantina wilayah (lockdown) parsial yang diberlakukannya.

Pada Selasa, pemerintah Amerika Serikat (AS) mempercepat vaksinasi dengan mengeluarkan stok yang ada dan bahkan memperluas cakupannya dengan memberikan vaksin terhadap kaum usia lanjut berusia di atas 65 tahun.

Kasus Covid-19 terus naik di AS dengan tambahan 248.650 kasus baru Covid-19 yang memakan 3.223 jiwa setiap harinya dalam sepekan terakhir, sebagaimana dilaporkan CNBC International. Kontrak berjangka (futures) indeks saham di Wall Street menguat tipis.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading