Jokowi Divaksin Corona, Pasar Optimistis & IHSG Terbang 0,51%

Market - Putra, CNBC Indonesia
13 January 2021 11:46
Warga mempelajari platform investasi di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/11/2020). (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi pertama Rabu (13/1/21) ditutup hijau 0,51% ke level 6.428,59. Pasar kembali optimis dengan divaksinya Presiden RI, Joko Widodo pada hari ini meskipun IHSG sempat jatuh sejenak ke zona merah akibat aksi ambil untung investor.

Data perdagangan mencatat, investor asing melakukan aksi beli bersih sebanyak Rp 457 miliar di pasar reguler hari ini dengan nilai transaksi hari ini menyentuh Rp 15,21 triliun. 216 saham terapresiasi, 248 saham koreksi, sisanya 149 stagnan.

Tercatat asing melakukan jual bersih di saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) sebesar Rp 2miliar dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) senilai Rp 25 miliar.


Asing juga melakukan beli bersih (net buy) di saham PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Rp 71 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk(BBRI) Rp 313 miliar.

Sentimen terkait vaksin Covid-19 masih menjadi faktor utama penggerak pasar. Setelah BPOM memberikan lampu hijau penggunaan darurat vaksin Covid-19 buatan Sinovac.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini, Rabu 13 Januari 2021 menjadi orang pertama Indonesia yang divaksinasi vaksin Covid-19. Vaksinasi akan digelar di Istana Kepresidenan Jakarta.

Berdasarkan pemantauan CNBC Indonesia melalui live streaming yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (13/1/2021), Jokowi sudah mulai menjalani serangkaian vaksinasi di Istana Merdeka.

Setidaknya ada empat tahapan yang akan dilalui Jokowi, mulai dari klasifikasi data, melakukan serangkaian tes kesehatan, penyuntikan vaksin, serta kartu tanda suntik vaksin Covid-19.

Jokowi yang mengenakan kemeja lengan pendek lengkap dengan masker, diperiksa oleh petugas vaksinasi. Jokowi langsung melakukan serangkaian tes kesehatan yang mencakup tensi darah serta riwayat kesehatan terkini.

"Sudah lama saya nggak periksa," kata Jokowi berkelakar di depan petugas.

Setelah petugas mengetahui riwayat kesehatan Jokowi, kepala negara kemudian bergeser ke meja sebelah untuk menjalani serangkaian penyuntikan vaksin. Proses penyuntikan vaksin pun berlangsung tidak sampai 3 menit.

Pasca disuntik, Jokowi kemudian mendapatkan kartu tanda suntik vaksin. Kemudian, Jokowi kembali bergeser ke meja sebelah untuk menyampaikan laporan kepada petugas vaksinasi.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan, saat ini Jokowi tengah menunggu di ruang tunggu selama 30 menit untuk memastikan tidak muncul gejala pasca penyuntikan vaksin.

"Setelah selesai disuntik, beliau sedang menunggu 30 menit untuk memastikan tidak ada atau apabila muncul gejala atau reaksi alergi yang tidak diinginkan dari penyuntikan vaksin," jelasnya.

Sebelumnya pada Desember lalu Indonesia berhasil mengamankan sebanyak 3 juta dosis vaksin Covid-19 dari Sinovac. Kemarin ada tambahan 15 juta bahan baku vaksin tiba di Tanah Air.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi sadikin mengatakan bahwa bahan baku tersebut akan langsung diproses dalam laboratorium milik Bio Farma untuk kembali ditindaklanjuti. Bio Farma memiliki waktu sekitar satu bulan untuk memproduksi vaksin.

"Sehingga nanti di awal Februari kita sudah punya 12 juta vaksin dari 15 juta bahan baku ini,"terang mantan Wakil Menteri Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) itu kepada awak media.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(trp/trp)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading