Besok Vaksinasi Corona Dimulai, Coba Cek Saham KAEF & INAF

Market - Chandra Dwi, CNBC Indonesia
12 January 2021 08:36
Dok.Indofarma

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua saham farmasi anak usaha dari PT Biofarma (Persero), yakni PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) dan PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) pada perdagangan Senin (11/1/2021) ditutup melesat.

Saham INAF ditutup melesat 25% ke posisi Rp 6.250/saham pada perdagangan Senin kemarin. Sedangkan saham KAEF ditutup melesat 20% ke Rp 6.450/saham.

Total nilai transaksi INAF pada Senin kemarin mencapai Rp 296,2 miliar, dengan volume saham yang ditransaksikan mencapai 51,19 juta lembar saham. Sementara total nilai transaksi saham KAEF mencapai Rp 820 miliar, dengan volume saham yang ditransaksikan mencapai 135,06 juta lembar saham.


Melesatnya harga saham INAF dan KAEF pada perdagangan kemarin diakibatkan dari program vaksinasi virus corona (Covid-19) di Indonesia yang akan dilakukan pada Rabu (13/1/2021) besok.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memberi label halal dan suci untuk vaksin Covid-19 buatan Sinovac tersebut.

Sementara itu, Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM) juga telah menerbitkan izin darurat penggunaan vaksin Covid-19 buatan Sinovac pada Senin kemarin. Adapun efikasi dari vaksin Sinovac tersebut sebesar 65,3%.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada Rabu ini. Jokowi dan jajaran menteri kabinet Indonesia Maju akan jadi penerima vaksin pertama.

Sebelumnya, Jokowi mengungkapkan vaksin ini dikirimkan ke 34 provinsi. Tahap pertama sebanyak 700.000 dosis vaksin yang dikirim ke daerah-daerah.

"Untuk vaksinasi yang pertama memang prioritasnya di tenaga kesehatan, dokter, perawat yang ada di rumah sakit. Kedua nanti TNI/Polri dan juga guru langsung kita berbarengan dengan itu juga masyarakat," ungkap Jokowi.

Meski vaksinasi sudah dimulai minggu ini, Jokowi meminta kepada semua pihak tetap waspada dan tidak lengah terhadap Covid-19. Masyarakat diharapkan tetap menjalankan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Perkiraan vaksinasi akan selesai 3,5 tahun tapi di negara kita Insya Allah kemarin mendapatkan informasi dari Pak menteri 15 bulan, masih saya tawar kurang dari setahun harus selesai. Kita memang harus kerja keras," jelas Jokowi.

Kinerja Keuangan Indofarma dan Kimia Farma
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading