Wow! Transaksi Saham Antam Rekor Rp 5 T, Gegara Kaesang?

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
07 January 2021 19:34
Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep menjadi bagian dari e-Sport. (CNBC Indonesia/Lynda Hasibuan)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar modal Tanah Air dikejutkan dengan nilai transaksi saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada perdagangan Kamis ini (7/1/2021). Nilai transaksi Antam menembus rekor nyaris Rp 5 triliun, atau Rp 4,9 triliun, berada di urutan teratas saham teraktif dari segi nilai (turnover).

Mengacu data BEI, saham ANTM juga terbang 17,12% di posisi Rp 2.600/saham, setelah perdagangan kemarin ambles. Nilai transaksi saha ANTM capai Rp 4,9 triliun, dengan volume perdagangan 2 miliar saham.

Asing juga masuk saham Antam mencapai Rp 45,08 miliar, dengan catatan kenaikan saham dalam 3 bulan terakhir melesat 259%.


Di tempat kedua nilai transaksi terbesar hari ini, ada saham PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS) dengan nilai transaksi Rp 1,1 triliun dan volume perdagangan 412,3 juta saham. Saham BRIS melesat 7,97% di posisi Rp 2.710/saham.

Adapun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup terbang 1,45% di posisi 6.153,63 pada perdagangan Kamis (7/1/2021) di tengah aksi borong investor asing atas saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Total nilai transaksi perdagangan saham hari ini mencapai Rp 21,83 triliun dengan volume perdagangan mencapai 23,45 miliar saham, dengan frekuensi perdagangan 1,62 juta kali. Artinya saham Antam memberi porsi transaksi sebesar 22% dari total transaksi.

Di luar sokongan fundamental Antam yang positif secara keuangan dan naiknya harga emas serta proyek baterai listrik, belakangan saham Antam cukup menggeliat setelah putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep sempat memberikan petunjuk akan portofolio saham Antam.


Namun Kunto Hendraprawoko, SVP Sekretaris Perusahaan Antam, menjelaskan perseroan tidak memiliki kerja sama dengan media atau influencer serta figur publik dalam melakukan promosi saham perusahaan.

"Perseroan senantiasa fokus pada optimalisasi kinerja produksi dan penjualan komoditas utama nikel, emas, dan bauksit, melalui penerapan protokol kesehatan yang konsisten," katanya, dalam keterbukaan informasi di BEI, Kamis (7/1/2021).

Di tahun 2021, tegasnya, Antam juga terus meningkatkan nilai tambah produk, serta melaksanakan implementasi kebijakan strategis terkait dengan pengelolaan biaya yang tepat dan efisien sejalan dengan situasi pandemi Covid-19 untuk dapat terus mencatatkan kinerja positif, sehingga dapat memberikan nilai yang positif bagi para stakeholders dan shareholders.

Secara fundamental, Aneka Tambang mencatatkan laba bersih Rp 835,78 miliar pada 9 bulan pertama tahun 2020 atau per September 2020, naik 3,28% dari periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp 641,51 miliar.

Sepanjang kuartal III-2020, laba tahun berjalan Antam mencapai Rp 750,95 miliar, melesat 105% dari laba tahun berjalan periode kuartal II-2020 sebesar Rp 366,66 miliar.

Dari sisi harga komoditas tambang mineral, DBS dalam laporannya menyebut harga nikel (salah satu komoditas andalan Antam) tahun ini bakal bullish dan tembus ke atas US$ 20.000/ton. Hal tersebut karena ditopang oleh adanya defisit pasokan nikel di saat permintaan sedang naik-naiknya. Tren ini terutama terjadi untuk nikel kelas I yang banyak digunakan untuk baterai mobil listrik.

Proyeksi DBS, permintaan nikel kelas I akan tumbuh 5,9% setiap tahunnya sampai 2025. Untuk periode yang sama pasokan nikel kelas I hanya tumbuh 3,3%.

Sementara itu, untuk nikel Kelas II keseimbangan di pasar tetap terjaga tahun ini, bahkan hingga 2025 seiring dengan kuatnya peningkatan kapasitas nikel pig iron (NPI) di Indonesia mengimbangi penurunan produksi China dan pertumbuhan permintaan nikel untuk stainless steel.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading