Airlangga Sebut 2 Faktor Bakal Kerek IHSG di 2021, Apa Tuh?

Market - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
30 December 2020 18:40
Airlangga Hartanto, keterangan pers setelah rapat terbatas

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan ada dua faktor yang bisa membawa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak lebih baik di tahun depan.

Pertama, dari sisi perekonomian ada UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Ciptaker) alias Omnibus Law yang akan memberikan kemudahan berusaha bagi investor yang ingin berinvestasi di Indonesia. UU ini diteken pada 5 Oktober 2020 dalam sidang paripurna DPR.

Kedua, dari sisi kesehatan, pengadaan vaksinasi gratis dan penerapan protokol kesehatan menjadi prioritas untuk meningkatkan kepercayaan publik dalam melakukan aktivitas sosial-ekonomi.


Dengan rencana pelaksanaan vaksinasi di tahun 2021 ini maka akan memberikan sentimen positif untuk perekonomian di tahun depan.

"Tentu dengan perencanaan vaksinasi di tahun 2021 diharapkan terjadi pencegahan Covid dan akan Meningkatkan mobilitas masyarakat dan mobilitas masyarakat ini tentunya akan mendorong kegiatan perekonomian," ujarnya dalam pidato penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (30/12/2020).

Lanjutnya, dengan sentimen positif ini, bahkan JPMorgan juga memproyeksikan IHSG akan mencapai rekor tertinggi hingga 6.800 pada Desember 2021.

"Sejalan dengan perbaikan ekonomi, IHSG dan nilai tukar kita diperkirakan akan terus menguat di tahun 2021," tegasnya.

Pada perdagangan terakhir Rabu ini (30/12), IHSG ditutup merah, minus 0,95% di posisi 5.979,07. Data BEI mencatat, ada 143 saham naik, 365 saham turun, dan 119 saham stagnan.

Nilai transaksi harian mencapai Rp 14,51 triliun, dengan volume perdagangan 24,71 miliar saham dan frekuensi perdagangan 1,17 juta kali transaksi.

Dengan penutupan ini, maka secara tahun berjalan, indeks acuan pasar modal Indonesia ini terkoreksi 5,09% meskipun dalam 6 bulan terakhir IHSG pulih dan melesat 19,87%.

Sebagai perbandingan, tahun lalu, saat penutupan perdagangan saham, IHSG ditutup turun 29,77 poin atau 0,47% ke posisi 6.299,53.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading