Perasaan Gak Enak nih, IHSG Bisa Ambruk di Bawah 6.000

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
30 December 2020 08:45
Pengunjung melintas di depan layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Kamis, 12 Maret 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5,01% ke 4.895,75. Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dihentikan sementara (trading halt) setelah  Harga tersebut ke 4.895,75 terjadi pada pukul 15.33 WIB.  (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (29/12/20) ditutup terkoreksi 0,94% ke level 6.036,17.

Data perdagangan mencatat, investor asing melakukan aksi jual bersih sebanyak Rp 300 miliar di pasar reguler dengan nilai transaksi mencapai Rp 14,6 triliun.

Sentimen perdagangan di hari terakhir bursa 2020 ini datang dari global. Reliance Sekuritas Indonesia mengungkapkan kabar kurang baik datang dari Amerika Serikat.


Senat Partai Republik kemarin memblokir upaya Demokrat untuk meningkatkan pembayaran stimulus langsung dalam tagihan bantuan Covid-19 yang baru diberlakukan dari US$ 600 menjadi US$ 2.000.

Sentimen ini membawa gerak pasar saham AS dari semula mencatatkan rekor tertinggi intraday ke pelemahan terdalam untuk satu bulan terakhir.

Data CNBC mencatat, Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir 0,2% lebih rendah pada 30.335,67, sedangkan S&P 500 juga turun 0,2% menjadi ditutup pada 3.727,04. Indeks Komposit Nasdaq yang kaya akan saham-saham perusahaan teknologi juga turun 0,4% menjadi 12.850,2.

Sementara itu, hari ini terdapat beberapa data yang ditunggu pelaku pasar seperti data penjualan rumah dan neraca perdagangan barang AS yang tertunda akan dirilis hari ini dan angka klaim pengangguran awal AS dipublikasikan Kamis (31/12/2020).

Artha Sekuritas memperkirakan aksi ambil untung (profit taking) masih akan berlanjut di hari terakhir perdagangan di 2020. Selain itu pergerakan masih minim akan sentimen dari data-data perekonomian.

Dari segi teknikal, candlestick membentuk long black body mengindikasikan potensi bearish (melemah).

MNC Sekuritas juga mengemukakan hal yang sama. Selama IHSG belum mampu menguat kembali ke atas 6.140 kembali, maka skenario koreksi IHSG untuk membentuk wave [c] dari wave 4 akan berjalan. Adapun koreksi IHSG diperkirakan berada pada rentang 5.650-5.800.

Indeks pada Rabu, 30 Desember 2020 ini diperkirakan akan bergerak di kisaran support (batas bawah) 6.010, dan 5.979 serta resisten (batas atas) di 6.170 dan 6.195.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading