Wow! BUMN China Mau Caplok Pembangkit Listrik Sinarmas Rp6 T

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
29 December 2020 15:25
Great Wall, China

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan BUMN asal Tiongkok, China Datang Corporation, dikabarkan sedang dalam proses mendekati kesepakatan untuk membeli saham mayoritas di tiga pembangkit listrik tenaga termal di Indonesia.

Bloomberg menuliskan, nilai investasi itu diperkirakan mencapai US$ 400 juta atau sekitar Rp 5,56 triliun dengan asumsi kurs rupiah senilai Rp 14.140 per US$.

Salah satu perusahaan yang sedang dalam tahap pembicaraan lebih lanjut adalah emiten yang terafiliasi dengan Grup Sinarmas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), untuk akuisisi sebesar 75% saham di tiga pembangkit listrik tenaga termal independen dengan total kapasitas 600 megawatt (MW).


"Pengumuman ini rencananya akan diumumkan pekan ini," tulis laporan tersebut, dikutip CNBC Indonesia, Selasa (29/12/2020).

DSSA adalah perusahaan yang bergerak di bisnis pembangkit listrik yang saat ini selain mengoperasikan tiga pembangkit listrik tenaga termal independen, DSS juga mengoperasikan langsung empat pembangkit listrik lainnya berkapasitas 300 megawatt.

Tak hanya itu, perseroan juga bergerak di bisnis pertambangan batubara serta perdagangan pupuk dan bahan kimia.

Perusahaan ini masih terafiliasi dengan Grup Sinarmas dengan PT Sinar Mas Tunggal sebagai pemegang saham terbesar atau pengendali DSSA dengan kepemilikan 59,9%, sedangkan sisanya adalah pemegang saham publik.

Merespons kabar ini, pada awal perdagangan Selasa, (29/12/2020), harga saham DSSA naik 3,52% atau 525 poin ke posisi Rp 15.425/saham. Saat ini, perusahaan ini punya nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp 11,89 triliun.

Pada sesi II, saham DSSA naik 3,86% di level Rp 15.475/saham.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading