Traveloka Segera Go Public, Begini 2 Opsinya!

Market - Roy Franedya, CNBC Indonesia
21 December 2020 20:48
FILE PHOTO: An employee of Traveloka works at the company's headquarters in Jakarta, Indonesia, August 2, 2017. REUTERS/Beawiharta/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Startup online travel agency (OTA) Traveloka mengungkapkan akan segera mencatatkan mencatatkan saham di Bursa (go public) dan sedang mengkaji opsi merger dengan perusahaan special purpose acquisition company (SPAC) sebagai opsi lain melantai di Bursa saham.

SPAC identik dengan perusahaan kosong atau perusahaan cangkang yang menggunakan dana dari go public untuk mencaplok perusahaan lain, perusahaan ini belum teridentifikasi ketika listing.

Hasil merger dengan perusahaan target, seringkali merupakan startup di sektor dengan pertumbuhan tinggi, menawarkan cara yang lebih cepat dan biaya lebih rendah ke pasar modal daripada IPO.


"SPAC adalah salah satu opsi yang kami evaluasi karena kami telah didekati oleh beberapa pihak," kata presiden Traveloka Henry Hendrawan seperti dikutip dari Reuters, Senin (21/12/2020).

Para bankir juga mengatakan Traveloka yang berbasis di Jakarta adalah salah satu dari sedikit perusahaan Asia Tenggara yang telah didekati atau menjadi sasaran SPAC.

Sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan Traveloka masih mempertimbangkan opsi antara IPO atau SPAC dan mengincar valuasi US$ 5-6 miliar. Traveloka menolak berkomentar.

Pada 2019 lalu, Henry Hendrawan sempat mengatakan Traveloka berencana menjalankan dual listing atau mencatatkan saham di dua bursa saham di Jakarta dan bursa negara lain seperti di Amerika Serikat (AS).

Startup berstatus unicorn (valuasi di atas US$1 miliar) ini mengklaim telah diunduh lebih dari 60 juta unduhan. Kini perusahaan telah merambah layanan keuangan, dan pada Juli lalu mengumumkan telah menggalang dana investor sebesar US$ 250 juta dalam putaran pendanaan terbarunya.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading