Digoyang Sentimen Materai Ceban, Cek Dulu Saham Pilihan Ini!

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
21 December 2020 08:22
Layar pergerakan perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Selasa (24/11/2020). (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menutup perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (18/12/2020), Indeks Harga Saham Gabungan (IHGS) berakhir di teritori negatif dengan pelemahan sebesar 0,14% ke level 6.104,32.

Data perdagangan mencatat, nilai transaksi mencapai Rp 23,22 triliun dengan frekuensi sebanyak 1,52 juta kali. Meski demikian, pelaku pasar asing melakukan aksi jual bersih senilai Rp 2,67 triliun.

Saham-saham yang banyak ditransaksikan pekan lalu antara lain, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).


Namun demikian, pekan lalu juga bertepatan dengan penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara ketat yang bisa menjadi sentimen negatif bagi IHSG.

Sebelum memulai perdagangan di awal pekan ini, Senin (21/12/2020) simak rekomendasi saham pilihan dari sejumlah broker yang dirangkum CNBC Indonesia, di tengah sentimen rencana pemberlakuan bea materai di transaksi saham Rp 10.000:

MNC Sekuritas - Koreksi Wajar IHSG

Level koreksi IHSG masih dalam kondisi wajar, dikarenakan masih bergerak di atas MA5 (moving average 5 hari) dan di atas level 6.000. Saat ini pergerakan IHSG sedang berada di akhir wave [v] dari 3 dan diperkirakan wave [v] dari wave 3 akan terkonfirmasi selesai bila IHSG terkoreksi di bawah 5.911.

Apabila IHSG terkoreksi di bawah 5.911, maka IHSG akan mengarah ke area 5.650-5.850, terburuknya apabila IHSG menembus 5.563 maka IHSG akan mengarah ke 5.350-5.500 untuk membentuk wave 4.

Saham pilihan:

UNVR

TOWR

BRPT

JSMR

Reliance Sekuritas - Stimulus AS Disepakati

Kongres AS telah mencapai kompromi yang dapat membuka jalan bagi kesepakatan akhir tentang rencana pengeluaran sekitar US$ 900 miliar. Anggota parlemen senior Kongres AS disebutkan sama-sama mencapai kompromi atas kekuatan pinjaman darurat dari Federal Reserve pada Sabtu malam (19/12) waktu AS. Seperti diketahui, paket stimulus jumbo ini sudah lama dinantikan oleh pelaku pasar.

Saham pilihan:

EXCL

JPFA

UNVR

KLBF

Binaartha Sekuritas - IHSG Berpotensi Menguat

Berdasarkan indikator moving average convergence divergence (MACD), Stochastic, maupun Relative Strength index (RSI), IHSG berada dalam tren positif. Di sisi lain, terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance (batas atas) terdekat.

Saham pilihan:

BBNI

INDF

INKP

TBIG

BNI Sekuritas - Momentum Bullish IHSG

IHSG menunjukkan momentum bullish, didukung Stochastic overbought (jenuh beli), candle doji, MACD bullish. Fase akumulasi dan trend bullish, selama IHSG di atas 5.790, tren volume meningkat, penutupan di atas 6.071 (MA5). Jika indeks dituutp di bawah 5.790, IHSG berpeluang menuju target 5.710/5.563. Jika masih di tutup di atas 5.790 berpeluang menuju 5.853/5.920/5.986/6.004//6.100 DONE/6.200/6.310.

Saham pilihan:

PGAS

ICBP

WIKA

ACES


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading