JP Morgan: UU Ciptaker Bikin Optimistis,Asing Bakal Serbu RI

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
14 December 2020 18:00
FILE PHOTO: A J.P. Morgan building is seen at Canary Wharf in London, Britain May 17, 2017. REUTERS/Stefan Wermuth/File Photo                                GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD

Jakarta, CNBC Indonesia - Head of Indonesia Research & Strategy JP Morgan Henry Wibowo menyatakan pengesahan Undang-undang Cipta Kerja (Omnibus Law) menjadi katalis yang positif untuk mendorong perekonomian nasional.

Dampaknya terasa tak hanya di pasar keuangan, sentimen ini juga bakal menggerakkan investasi di sektor riil melalui investasi asing langsung (foreign direct investment).

Henry memaparkan, di pasar saham misalnya, indikator positifnya sentimen Omnibus Law, yang memberikan kepastian bagi pengusaha mengenai regulasi sudah terlihat dari kenaikan IHSG yang sudah berbalik menguat ke level psikologis 6.000 poin, bangkit dari posisi Maret di level terendahnya di bawah 4.000.


Selain itu, terpilihnya Joe Biden sebagai presiden AS juga membuat aliran modal asing membanjiri pasar saham di negara-negara emerging market.

"Aliran modal asing kembali ke emerging market, termasuk Indonesia. Oktober sampai hari ini capital market sudah naik 20%, Indeks sudah balik ke level 6.000," ujar Henry Wibowo di acara Webinar "Jurus Kemenko Perekonomian dalam Meningkatkan Bisnis dan Investasi Indonesia Melalui UU Cipta Kerja", Senin (14/12/2020).

Di sisi lain, pelaku pasar juga mendapat kepastian mengenai vaksinasi massal mulai Januari tahun depan untuk mengendalikan penularan virus. Hal ini juga direspons positif pelaku pasar saham.

"Karena adanya vaksin, kita berharap pandemi akan berakhir. Fund flow akan balik ke emerging," paparnya.

Investasi Asing Bakal Cetak Rekor
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading