Hore! Harga CPO Sudah di Atas RM 3.300/ton, Siap ke RM 3.500?

Market - Tirta Citradi, CNBC Indonesia
03 December 2020 11:23
Kelapa sawit (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pada perdagangan Kamis (3/12/2020), harga kontrak futures minyak sawit mentah (CPO) mengalami apresiasi. Harga CPO masih tertahan di atas RM 3.300/ton. 

Pukul 10.20 WIB harga CPO kontrak pengiriman Februari 2021 di Bursa Malaysia Derivatif Exchange naik 0,3% dibanding posisi penutupan perdagangan kemarin ke level RM 3.324/ton.


Inggris disebut telah merestui penggunaan darurat vaksin Pfizer-BioNTech dan menjadi satu-satunya negara yang telah memberi izin penggunaan vaksin Covid-19 mendahului Amerika Serikat dan Uni Eropa. 

Ini menjadi sentimen positif bagi aset-aset keuangan yang berisiko maupun harga komoditas tak terkecuali CPO. Prospek output yang lebih rendah di bulan November juga membuat harga terkerek naik.

Menurut laporan terbaru CGS-CIMB Futures yang dikutip Reuters, produksi minyak sawit mentah Malaysia pada November kemungkinan turun 10,4% dari bulan sebelumnya menjadi 1,55 juta ton, yang menyebabkan terjadinya penurunan stok.

Namun penguatan lebih lanjut harga minyak nabati unggulan Indonesia dan Malaysia ini tertahan lantaran ada kabar kurang mengenakkan.

Menambah tekanan pada harga ada laporan terbaru Fitch Ratings. Fitch memperkirakan harga CPO akan turun tahun depan karena output yang lebih tinggi dan risiko konsumsi biodiesel di Indonesia.

Konsumsi biodiesel Indonesia pada 2020 akan 13% lebih rendah dari target awal 9,6 juta kiloliter kata seorang pejabat senior kementerian energi pada hari Rabu.

Harga CPO sebenarnya sudah terbang tinggi. Sampai akhir tahun harga kemungkinan masih akan tetap bergerak di rentang RM 3.200 - RM 3.400 per ton. Skenario terburuknya adalah anjlok ke RM 3.000 - RM 3.200 per ton. 

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(twg/twg)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading